ADVERTISEMENT
Rabu, 10 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Peraturan Perusahaan
  • Kontak Kami
Insan Channel
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Pendidikan
  • Agama
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Sosial dan Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Pendidikan
  • Agama
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Sosial dan Budaya
No Result
View All Result
Insan Channel
No Result
View All Result
Home Agama

Kalang Kabut

Oleh: Nasaruddin Idris Jauhar*

admin@insanchannel.com by admin@insanchannel.com
1 November 2023
in Agama
0
Kalang Kabut

Dr. H. Nasaruddin Idris Jauhar

Bagikan di WahtsAppBagikan di Facebook

 

Di pohon bidara di belakang rumah, bersarang seekor laba-laba hitam dengan perut bergaris putih. Saat pertama kali saya amati beberapa bulan lalu, ukurannya hanya sebesar biji jagung, sekarang sudah hampir sebesar biji kurma. Sarangnya pun semakin hari semakin menjalar melebar.

RelatedPosts

Perkuat Hubungan Sosial, STM Distribusikan 11 Ekor Sapi untuk Masyarakat Dompu

PT Bank NTB Syari’ah Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026

Kementrian Agama Kabupaten Dompu Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026

Seiring meningginya pohon, sarang laba-laba ini semakin banyak menerima terpaan angin. Tapi, walaupun demikian, tidak ada bagian sarangnya yang tampak sobek atau berlubang. Melihat ini, diam-diam saya berpikir, ternyata sarang laba-laba itu kuat, walaupun hanya teranyam dari selaput-selaput tipis.

Namun demikian, saya tetap menyimpan asumsi bahwa sarang laba-laba itu rapuh dan mudah sobek. Suatu hari saat menyiram tanaman, iseng saya menyemprotkan air yang cukup deras ke sarang laba-laba itu. Saya ingin menguji sejauh mana kekuatannya. Sarangnya seketika berguncang dan si laba-laba sampai menggulung badannya agar tidak terhempas air yang saya semprotkan.

Tapi, setelah sekian menit, derasnya semprotan air sama sekali tidak menghempaskan si laba-laba, bahkan tidak sedikitpun merusak sarangnya. Saya pun akhirnya menyimpulkan bahwa sarang laba-laba itu, untuk sesuatu yang hanya berupa anyaman selaput-selaput tipis, ternyata kuat dan tidak rapuh.

Saya kemudian bertanya dalam hati, kalau sarang laba-laba kuat seperti itu, atau minimal tidak serapuh yang saya duga, lalu apa maksud ayat yang menyatakan bahwa rumah atau sarang laba-laba itu sangat rapuh? Dalam al-Qur’an, tepatnya ayat 41 surat al Ankabut (Surat Laba laba), memang ditegaskan bahwa rumah laba-laba adalah serapuh rapuhnya rumah.

Saya cek Tafsir At Thobari, Ibn Katsir , dan al-Qurthubi. Semunya menjelaskan bahwa tamsil sarang laba-laba itu untuk menganalogikan betapa lemahnya sandaran kaum Musyrikin yang mengandalkan selain Allah. Patung dan berhala yang mereka sembah dan andalkan sedikitpun tidak bisa membantu saat mereka butuh pertolongan dan tidak melindungi mereka saat mereka mendapat bahaya. Ini persis dengan laba-laba yang membangun rumah yang begitu terbuka yang bahkan tidak mampu melindungi dari panas dan dingin.

Selain itu, titik lemah lain dari sarang laba-laba adalah sandaran atau tautannya. Ia selalu menggantung atau menempel di tempat atau benda-benda yang rentan rusak dan tidak permanen, seperti dahan, daun, rumput, kayu, papan, dan lain lain. Ketika benda benda ini bergeser atau rusak, lenyaplah sarang laba-laba.

Begitu juga kaum musyrikin yang menyekutukan Allah dengan benda berhala atau manusia. Ketika berhala-berhala itu rusak atau musnah, rusak dan musnah pula sandaran mereka. Begitu juga ketika manusia yang mereka andalkan mati, mati pulalah andalan mereka.

Berhala dan manusia yang mereka andalkan itu bahkan tidak bisa menolong dirinya sendiri. Berhala tidak bisa menyelamatkan dirinya, misalnya, ketika dipenggal dan dihancurkan oleh Nabi Ibrahim. Fir’aun, manusia yang mengaku Tuhan itu, bahkan tidak mampu menyelamatkan dirinya dan pengikutinya ketika ditenggelamkan oleh Allah.

Dan puncaknya adalah di Akherat nanti. Kaum musyrikin tersebut kelak akan kalangkabut menghadapi pengadilan agung hari itu. “Kalangkabut” itu sendiri berarti “seperti laba-laba”, yaitu bingung, panik, tanpa perlindungan dan pertolongan, karena ketika di dunia mereka salah memilih sandaran, pertolongan dan perlindungan. Mereka bersandar dan mengandalkan selain Allah, padahal Allah lah satu-satunya Pelindung dan Penolong Sejati: Ni’mal Maula wa Ni’man Nashiir (al-Anfal:40).

Jadi, tamsil rumah atau sarang laba-laba adalah peringatan bagi kita agar jangan salah memilih sandaran dan andalan dalam hidup ini. Kita harus mengandalkan dan bersandar kepada apa yang akan melindungi dan menyelamatkan kita di akherat kelak. Wallahu A’lam.

*Dosen Tetap Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Previous Post

Miliki 10 Prioritas Pemberdayaan, Pemda Minta Kontribusi Dunia Usaha untuk Pencapaian

Next Post

PT STM Serahkan Beasiswa kepada 40 Mahasiswa Berprestasi asal Dompu

admin@insanchannel.com

admin@insanchannel.com

Related Posts

Perkuat Hubungan Sosial, STM Distribusikan 11 Ekor Sapi untuk Masyarakat Dompu
Agama

Perkuat Hubungan Sosial, STM Distribusikan 11 Ekor Sapi untuk Masyarakat Dompu

27 Mei 2026
Agama

PT Bank NTB Syari’ah Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026

27 Mei 2026
Kementrian Agama Kabupaten Dompu Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026
Agama

Kementrian Agama Kabupaten Dompu Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026

26 Mei 2026
Jelang Armuzna, Mahdalena Puji Jamaah Haji Bima
Agama

Jelang Armuzna, Mahdalena Puji Jamaah Haji Bima

25 Mei 2026
Kepala Kemenag Dompu Hadiri Rapat Persiapan Idul Adha 1447 Hijriah di Setda
Agama

Kepala Kemenag Dompu Hadiri Rapat Persiapan Idul Adha 1447 Hijriah di Setda

20 Mei 2026
Kepala Kemenag Dompu Hadiri Penyaluran Bantuan untuk Fakir, Miskin, Guru Ngaji dan Marbot se-Kecamatan Dompu
Agama

Kepala Kemenag Dompu Hadiri Penyaluran Bantuan untuk Fakir, Miskin, Guru Ngaji dan Marbot se-Kecamatan Dompu

19 Mei 2026
Next Post
PT STM Serahkan Beasiswa kepada 40 Mahasiswa Berprestasi asal Dompu

PT STM Serahkan Beasiswa kepada 40 Mahasiswa Berprestasi asal Dompu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Kolaborasi PWI NTB dan Unram Dorong Kemajuan Pers dan Olahraga Daerah

Kolaborasi PWI NTB dan Unram Dorong Kemajuan Pers dan Olahraga Daerah

9 Juni 2026
Mori Hanafi Dukung Porwada Perdana PWI NTB 2026, Optimistis PON 2028 Sukses

Mori Hanafi Dukung Porwada Perdana PWI NTB 2026, Optimistis PON 2028 Sukses

9 Juni 2026
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, STM Ajak Pelajar Dompu Daur Ulang Limbah Domestik

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, STM Ajak Pelajar Dompu Daur Ulang Limbah Domestik

5 Juni 2026
JMSI NTB – INTI NTB Bantu Yayasan Ponpes Azzainiyah Al-Majidiyah Kotaraja

JMSI NTB – INTI NTB Bantu Yayasan Ponpes Azzainiyah Al-Majidiyah Kotaraja

4 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Peraturan Perusahaan
  • Kontak Kami

© 2021 - insanchannel.com - Developed by Tokoweb.co

  • Home
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Pendidikan
  • Agama
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Sosial dan Budaya