DOMPU, INSANCHANNEL.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dompu berhasil meraih akreditasi paripurna atau bintang 5 dari Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Indonesia (LARSI). Ini menjadi bukti pengakuan dari pemerintah terkait standar layanan di rumah sakit yang berhasil dipenuhi dengan nilai rata – rata 90 persen kecuali pada program nasional yang 100 persen.
Setidaknya ada 16 layanan yang dinilai pada akreditasi tingkat lengkap, yaitu administrasi dan manajemen, pelayanan medis, pelayanan keperawatan, pelayanan gawat darurat, dan rekam medik. Farmasi, radiologi, kamar operasi, pengendalian infeksi, pelayanan resiko tinggi, laboratorium serta keselamatan kerja, kebakaran dan kewaspadaan bencana (K-3). Ditambah pelayanan intensif, pelayanan transfusi darah, pelayanan rehabilitasi medik dan pelayanan gizi.
Penilaian akreditasi dilakukan tim LARSI pada 1 November 2023 lalu di RSUD Dompu. Hasil penilaian ini diterima pihak RSUD Dompu pada Jumat (10/11/2023). “Alhamdulillah, ini merupakan capaian yang cukup luar biasa. Tapi capaian ini jangan sampai merasa cepat puas, tapi harus tetap berbenah untuk prestasi lain kedepannya. Tetap memberikan pelayanan terbaik buat masyarakat, patuhi SPO sesuai standar akreditasi,” ingat Plt Direktur RSUD Dompu, dr H Fitratul Ramadhan, Sp.P Jumat kemarin.
Prestasi ini, lanjut H Fitratul, tidak akan ada artinya tanpa dukungan dari masyarakat. Karenanya, ia mengajak agar tetap patuhi jam berkunjung, jaga kebersihan dan tidak merokok di lingkungan rumah sakit.
Akreditasi itu sendiri, dikatakan dr H Fitratul, untuk meningkatkan mutu pelayanan, keselamatan pasien dan pegawai RSUD Dompu serta untuk meningkatkan tata kelola rumah sakit. “Alhamdulillah, selama persiapan kerjasama luar biasa dari segenap manajemen, panitia dan segenap pegawai rumah sakit. Tentu dukungan luar biasa dari Bupati dan Dewan,” katanya.
Kasubag Humas RSUD Dompu, Muhammad Iradat, S.Gz mengatakan, pada 2017 lalu RSUD Dompu telah melakukan akreditasi dan berhasil memenuhi akreditasi tingkat dasar dengan 5 kriteria dasar dan capaian penilaian di atas 80 persen dari yang dipersyaratkan. “Tahun2017 kita meraih akreditasi dasara bintang dua. Sekarang paripurna dengan bintang lima,” katanya.
Capaian ini, kata Iradat, tidak lepas dari komitmen semua pihak untuk terus membenahi kekurangan yang dialami sebelumnya. Termasuk melakukan penataan dan pembinaan terhadap manajemen serta kepegawaian yang ada. (02ic)











