ADVERTISEMENT
Rabu, 4 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Peraturan Perusahaan
  • Kontak Kami
Insan Channel
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Pendidikan
  • Agama
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Sosial dan Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Pendidikan
  • Agama
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Sosial dan Budaya
No Result
View All Result
Insan Channel
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Semua Orang Bisa Jadi Penulis

Oleh Fahrudin, dosen pada STIE Yapis Dompu

admin@insanchannel.com by admin@insanchannel.com
11 Agustus 2024
in Pendidikan
0
Semua Orang Bisa Jadi Penulis

Fahrudin saat memotivasi mahasiswa dalam menulis.

Bagikan di WahtsAppBagikan di Facebook

Sebagai pembaca, kadang saat menikmati deretan kisah yang disuguhkan oleh sang penulis, terbesit keinginan untuk menulis cerita serupa, atau timbul perasaan percaya diri bahwa saya bisa juga menulis begini. Sesekali nyeletuk ‘kalau nulis begini mah, saya juga bisa ‘ko. Saya membatin.

Aktivitas menulis memang bukan milik mereka yang terlahir dengan bakat bawaan, keterampilan menulis juga bukan semata-mata soal Gen. Seperti yang dialami oleh banyak generasi yang memiliki orang tua berprofesi sebagai penulis.

RelatedPosts

Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan

Rakercab Kwarcab Gerakan Pramuka Dompu Bahas Persiapan Jamnas dan Penguatan Organisasi

Buka Penerimaan Mahasiswa Baru, IAQH Sediakan Jalur Beasiswa

Tapi, sesuatu yang tak bisa dibantah, memang ada penulis yang punya bakat bawaan sejak lahir, yang menulis dengan sangat indah, meliuk-liuk hingga menghipnotis pembaca dengan pilihan diksi yang menawan, logika yang runut dan kekuatan karakter dan bergizi.

Semua keistimewaan dan prestasi demikian tidak lantas hadir bak jalangkung, hadir dan bersemayam lalu membuat seseorang tersebut bisa menulis dan dinikmati banyak orang. Tidak ‘kun fayakun’ jadi. Tidak.

Mereka yang menulis bagus sudah pasti melewati latihan yang tak terhitung jumlahnya. Percobaan yang menyita waktu, tenaga, dan sudah pasti pernah menulis jelek. Ini hukum alam yang sudah paten diyakini banyak orang.

Selain mencoba dan terus mencoba menulis, hal lain yang wajib dilewati oleh para penulis adalah membaca.

Membaca ini banyak fungsinya. Selain menambah dan meluaskan wawasan, memperkaya perspektif terhadap masalah yang dibahas, dari proses membaca juga Ia bisa belajar cara menulis dan menyusun kata demi kata hingga menjadi sebuah kalimat yang bermakna.

Sekali lagi. Selamat kepada mereka yang lahir dengan kemampuan menulis yang bagus. Juga bersyukurlah kepada mereka yang lahir dengan kemampuan menulis yang serba terbatas. Sebab, hikmah baiknya adalah Anda mesti lebih giat dan fokus memanfaatkan waktu, momen, kejadian untuk melatih potensi laten Anda sehingga bisa ‘menulis dengan baik’.

Bukankah tulisan baik, bagus itu bonus dari usaha yang terus menerus? Latihan yang banyak, tak terhitung jumlahnya? Usaha yang sungguh-sungguh!. Tetaplah menulis, walau Anda tidak berprofesi sebagai penulis. (*)

Previous Post

Devisit APBD Perubahan Dompu Berkurang Hingga Rp.16,262 M

Next Post

Sepenggal Kisah Bersama Umi dan “Bolu Kukus”

admin@insanchannel.com

admin@insanchannel.com

Related Posts

Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan
Pendidikan

Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan

29 Januari 2026
Rakercab Kwarcab Gerakan Pramuka Dompu Bahas Persiapan Jamnas dan Penguatan Organisasi
Pendidikan

Rakercab Kwarcab Gerakan Pramuka Dompu Bahas Persiapan Jamnas dan Penguatan Organisasi

18 Januari 2026
Buka Penerimaan Mahasiswa Baru, IAQH Sediakan Jalur Beasiswa
Pendidikan

Buka Penerimaan Mahasiswa Baru, IAQH Sediakan Jalur Beasiswa

15 Januari 2026
Sepenggal Kisah Sang Nenek Umi Hj. Khadijah Binti Idi; (bag. I) “Sisa Cahaya”
Pendidikan

Sepenggal Kisah Sang Nenek Umi Hj. Khadijah Binti Idi; (bag. I) “Sisa Cahaya”

31 Desember 2025
Rangkaian HPN, 200 Wartawan Dijadwalkan Retret di Akmil Magelang
Pendidikan

Rangkaian HPN, 200 Wartawan Dijadwalkan Retret di Akmil Magelang

25 Desember 2025
Hadapi Dunia Kerja, STM Kenalkan Ragam Jurusan pada Siswa SMKN 1 Hu’u
Pendidikan

Hadapi Dunia Kerja, STM Kenalkan Ragam Jurusan pada Siswa SMKN 1 Hu’u

23 Desember 2025
Next Post
Sepenggal Kisah Bersama Umi dan “Bolu Kukus”

Sepenggal Kisah Bersama Umi dan "Bolu Kukus"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Didukung PT STM, PWI Kabupaten Bima Sukses Gelar Turnamen Olahraga Peringati HPN 2026

Didukung PT STM, PWI Kabupaten Bima Sukses Gelar Turnamen Olahraga Peringati HPN 2026

1 Februari 2026
Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan

Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan

29 Januari 2026
Peringati Bulan K3 Nasional 2026, PT STM Kembali Gelar Donor Darah

Peringati Bulan K3 Nasional 2026, PT STM Kembali Gelar Donor Darah

29 Januari 2026
Dibangun 2025, Bupati Dompu Resmikan Gedung Kantor Camat Woja

Dibangun 2025, Bupati Dompu Resmikan Gedung Kantor Camat Woja

29 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Peraturan Perusahaan
  • Kontak Kami

© 2021 - insanchannel.com - Developed by Tokoweb.co

  • Home
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Pendidikan
  • Agama
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Sosial dan Budaya