BANJARMASIN, INSANCHANNEL.COM-Berkunjung ke Banjarmasin tidak lengkap jika tidak mengunjungi Masjid Raya Sabilal Muhtadin dan Masjid Al-Jihad Banjarmasin. Di dua masjid ini kita ditawarkan energi spiritual yang luar biasa lebih-lebih usai melaksanakan kesibukan di kantor, di pasar, atau di rumah.

Suasana nyaman, tenang, adem dan sejuk mulai terasa ketika menginjakkan kaki memasuki halaman Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Tak ada aktifitas yang berlebihan Senin petang (19/8/2024) itu. Anak-anak dan remaja yang baru saja melakukan aktifitas di masjid itu satu persatu meninggalkan masjid.
Dari jauh tampak beberapa lelaki dan jamaah yang baru saja mengambil air wudhu di masjid kebanggaan masyarakat Kalimantan Selatan ini berlarian menuju emperan selatan masjid. Ternyata mereka ingin bergabung dengan jamaah lain yang sedang menunaikan sholat jenazah.
“Jenazah yang disholati tadi adalah seorang perempuan tua yang jenazahnya diurus di masjid ini,” ujar Subhan, tukang parkir Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin usai prosesi pelaksanaan sholat jenazah di masjid ini kepada insanchannel.com.

Pengurusan jenazah secara gratis di masjid Sabilal Muhtadin ini tambah Subhan yang sudah sekitar tujuh tahun mengabdi di masjid ini tambahnya, sudah berlangsung selama dua tahun. Pengurusan jenazah secara gratis ini lanjutnya lagi mencakup memandikan, mengkafan dan mensholatkan. “Termasuk jenazahnya diantar menggunakan ambulance masjid yang siap dua puluh empat jam,” ujarnya.
Hal senada juga diakui oleh Imam Masjid Sabilal Muhtadin, Rohimi, M.Pdi yang mengatakan, pengurusan jenazah secara gratis ini dalam rangka untuk membantu masyarakat yang tidak mampu untuk mengurusi jenazah keluarganya. “Jika ada telpon keluarga mayit, ambulance tersedia untuk menjemput jenazah untuk diurus di masjid ini baik memandikan, mengkafankan, maupun mensholatkannya,” ujar Imam Masjid yang mengakui dirinya sebagai imam pengganti.

Masjid Sabilal Muhtadin ini lanjut Rahimi, sedang memproses tambahan imam sholatnya. “Imam yang dibutuhkan tentunya yang memiliki hafalan qur’an,” ujar laki-laki yang sehari-hari sebagai pendidik agama di SMA di Banjarmasin dan juga mengabdi di UIN Antasari ini.
Demikian juga ketika memasuki Masjid Al-Jihad Banjarmasin. Di Masjid yang dikelola oleh Muhammadiyah Banjarmasin ini seakan jamaah dimanja selama berada di areal masjid indah nan apik ini. Dengan karpet bernuansa hijau lumut menghadirkan energi positif bagi setiap jamaah yang mendambakan kedamaian di tengah hiruk pikuknya urusan dunia.
Seperti di Masjid Raya Sabilal Muhtadin juga di Masjid Al-Jihad, para jamaah usai menunaikan sholat fardhu kotak amal sengaja digeser ke kiri atau ke kanan terutama bagi jamaah yang ikhlas berbagi. “Itu biasa kita lakukan di setiap usai sholat fardu kecuali sholat isya,” ujar Munib, salah seorang karyawan Masjid Al-Jihad Banjarmasin kepada insanchannel.com, Selasa pagi (20/8/2024).
Munib juga mengakui, setiap subuh kecuali hari senin dan kamis para jamaah subuh disuguhkan minuman teh hangat dan snack ringan. “ Ini sudah rutin kita lakukan sejak masjid ini ada,” ujarnya seraya menambahkan, Senin dan Kamis tidak suguhkan karena jamaah yang lagi puasa sunnah senin kamis. (ic01)










