MATARAM, INSANCHANNEL.COM – Kontingen Kabupaten Dompu kembali menambah pundi-pundi medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB XII 2026. Cabang olahraga (cabor) Anggar berhasil menyumbangkan satu medali emas melalui Sulistiawati pada nomor Sabre Perorangan Putri.
Sebelumnya, Sulistiawati juga telah mempersembahkan medali perak pada nomor Degen Putri. Sementara rekannya, Siti Julianti, menyumbangkan medali perunggu pada pertandingan yang digelar Rabu (16/7). Dengan hasil tersebut, cabor Anggar mengoleksi total tiga medali, yakni satu emas, satu perak, dan satu perunggu.

Tambahan medali dari Anggar membuat perolehan sementara Kontingen Dompu menjadi 4 medali emas, 9 medali perak, dan 11 medali perunggu.
Sementara itu, prestasi membanggakan juga ditorehkan atlet selancar ombak Dompu. Keberhasilan tiga atlet asal Kabupaten Dompu meraih medali pada cabor Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) membuat Bupati Dompu, Bambang Firdaus, S.E., mendapat kehormatan menyampaikan sambutan pada penutupan pertandingan PSOI di Pantai Seger, Kuta, Lombok Tengah.
Tiga atlet tersebut adalah Muhammad Isnaini Satrio yang meraih medali emas pada divisi Aerial, Luki Haryanto peraih medali perak pada divisi Longboard, serta Alfan yang menyabet medali perunggu pada divisi Aerial. Ketiganya merupakan peselancar muda asal Kecamatan Hu’u yang sebelumnya telah berulang kali mengharumkan nama daerah melalui berbagai kejuaraan nasional di Bali, Lombok, maupun Lakey, Dompu.

Dalam sambutannya, Bupati Bambang Firdaus mengapresiasi sukses penyelenggaraan sekaligus prestasi yang ditorehkan para atlet pada cabor PSOI. Menurutnya, hasil tersebut menjadi kebanggaan bagi masyarakat NTB, khususnya Kabupaten Dompu.
“Dengan potensi yang dimiliki anak-anak kita ini, tinggal diperkuat latihannya, mereka akan mampu menjadi jawara pada PON 2028,” ujarnya.
Ia menilai peluang tersebut sangat terbuka mengingat NTB bersama NTT akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Bambang juga menyampaikan bahwa NTB memiliki dua lokasi selancar bertaraf internasional yang menjadi keunggulan daerah, yakni Pantai Lakey di Kabupaten Dompu dan Pantai Kuta di Lombok Tengah. Karena itu, ia berharap Pantai Lakey dapat ditetapkan sebagai venue cabang olahraga selancar ombak pada PON 2028.
Kepada para atlet, Bambang berpesan agar tidak cepat berpuas diri atas capaian yang diraih. “Bagi yang sudah berhasil, jangan cepat puas. Teruslah berlatih. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Itu merupakan kemenangan yang tertunda. Teruslah berlatih agar ke depan mampu meraih prestasi yang lebih baik,” pesannya.
Ketua KONI Lombok Tengah yang juga Sekretaris Daerah Lombok Tengah, H. L. Firman Wijaya, mengakui Pantai Lakey memiliki karakter ombak yang sangat baik dan layak menjadi venue selancar ombak pada PON 2028.
“Kami mendukung. Kami tidak ingin menjadi tuan rumah untuk surfing agar semua daerah di NTB bisa maju bersama,” katanya.
Firman juga mengingatkan para peraih medali agar menjadikan keberhasilan di Porprov sebagai langkah awal menuju prestasi yang lebih tinggi. “Ini baru anak tangga awal bagi kalian. Teruslah berlatih untuk meraih prestasi di ajang nasional bahkan dunia,” pungkasnya. (ic02)










