MAKKAH, INSANCHANNNEL.COM- Rombongan Jamaah Calon Haji (JCH) Kloter 3 yang merupakan gabungan jamaah asal Kab. Dompu, Lombok Timur dan Kab. Lombok Utara tiba di Bandara King Abdul Azis Jeddah sekitar pukul 10.00 WAS (Waktu Arab Saudi), Kamis pagi (23/6/2022). Mereka meninggalkan tanah air dari Bandara Lombok (LOP) menuju Jeddah sekitar pukul 02.30 Waktu Indonesia Te

ngah.
“Alhamdulillah semua jamaah Kloter (Kelompok Terbang-Red) 3 sehat dan bersemangat semuanya, namun ujian buat kami salah satu jamaah kami dari Dompu berhalangan terbang ikut Kloter 3 yakni Pak Malik (pensiunan) karena kesehatan terganggu terpaksa harus di rawat di RSUP NTB,” tutur Wan Muntajul, salah seorang Jamaah Haji asal Dompu ketika dihubungi per telepon saat berada di Makkah, Selasa (28/6/2022).
Lebih lanjut Wan Muntajul mengisahkan perjalanannya, setelah istrahat sekitar 40 menit di Jeddah untuk pemeriksaan paspor dan lain-lain lalu melanjutkan perjalanan menuju Mekkah menggunakan bus. Kumandang talbiah sepanjang perjalanan Jeddah-Makkah menambah khidmatnya perasaan jemaah. “Hati berdebar berharap rahmat dari Illahi Rabb bercampur dengan perasaan kami jamaah yang tidak sabar ingin sampai segera ke Masjidil Haram,” jujurnya.
Sebelum melanjutkan rukun umroh di Masjidil Haram katanya, mereka mampir dulu di hotel untuk pengaturan kamar hotel dan membereskan koper-koper jamaah. Mengingat cuaca kota Mekah saat itu cukup panas yakni diatas 40 derajat celcius, para jamaah disarankan untuk mengerjakan rukun umrah ba’da ashar. “Alhamdulillah berkat bantuan, bimbingan salah satu putra Dompu yang ada di Mekkah yakni Ustazd H. Abdul Hadi HM. Amin, Lc, rukun umrah dapat jamaah selesaikan sebelum waktu magrib tiba,” paparnya.
Ia tak mampu menggambarkan bagaimana perasaan para jamaah yang sekian lama terpendam dalam kerinduannya untuk beribadah dan melihat langsung Baitullah yang diimpikan oleh orang-orang yang beriman. Tidak ada mampu membendung perasaan haru, bahagia, bersyukur semua bercampur aduk. “Kerinduan yang selama ini diimpikan terwujud sudah, raut wajah pasrah dan syukur tergambar dari wajah berseri-seri dari para jamaah,” tuturnya.

Ketika ditanya tentang aktifitas jamaah sebelum pelaksanaan puncak haji pada 9 Julhijjah 1443 Hijriyah mendatang, Wan Muntajul mengatakan, Jamaah haji Dompu diinapkan di cluster 1 daerah Mahbasjin tepatnya di Hotel Multazam 1 yang berjarak kurang lebih 2 km dari Masjidil Haram ini, selain melaksanakan sholat 5 waktu, tawaf sunnah jamaah mengisinya dengan melakukan ziarah ke tempat-tempat bersejarah seperti Masjid aj-Jin, Makam istri Nabi Muhammad SAW yakni Khadijah binti Khuwalid di pekuburan Al Ma’la.
“Jamaah Dompu lagi-lagi dibantu ustazd H. Abdul Hadi berjiarah ke beberapa tempat bersejarah seperti Jabal Tsur, Jabal Rahmah, Padang Arafah, Mina dan Mujdalifah dan Jamarat,” katanya seraya menambahkan, perkenalan dengan Arafah, Mina dan Mujdalifah ini dilakukan agar jamaah dapat mempersiapkan segala sesuatunya termasuk fisik yang prima mengingat cuaca panas saat sekarang ini. “Pelayanan pemerintah terhadap jamaah calon haji ini luar biasa,” akuinya seraya mengatakan, hotel tempat jamaah menginap sudah dilengkapi lift, makan gratis 3 kali sehari, air yang cukup dan untuk satu kamar hotel diisi oleh 6 jamaah. Dan untuk kegiatan pulang pergi jamaah dari hotel ke Masjidil Haram atau sebaliknya katanya, jamaah dilayani menggunakan bus shalawat.

Ketika ditanya tentang kendala yang dihadapinya selama di Makkah, laki-laki yang bertugas sebagai ASN di Pemkab. Dompu ini mengakui, tidak ada kendala yang berarti. Dan setiap masalah sekecil apapun yang muncul yang kebetulan PHD (Pemandu Haji Daerah) Kab. Dompu adalah Pak Bupati, Kader Jaelani sendiri. “Beliau sigap mendengarkan setiap masalah sekecil apapun dari jamaah dan menkoordinasikan dengan Ketua Kloter 3 dan alhamdulillah masalah-masalah dapat teratasi kurang dari 24 jam,” paparnya.
Wan juga berharap doa dari masyarakat Dompu umumnya semoga ibadah yang sedang laksanakan oleh jamaah Dompu jauh dari rintangan dan masalah. “Kami jamaah secara bersama mendoakan keluarga dan masyrakat pada umumnya semoga karunia kesehatan, rejeki yg halal, ilmu yang bermanfaat Allah anugrahkan untuk kita semuanya. Aamiin ya Rabbal Alamiin,” ujarnya sambil berdo’a. (nas)











