MAKKAH, INSANCHANNEL.COM – Pelaksanaan wukuf di Arafah sebagai puncak haji tahun 1443 H/2022 M tinggal menghitung jam. Berbagai persiapan terus dilakukan oleh petugas dan jamaah berupa persiapan fisik dan mental mulai dari istirahat dan mengurangi aktivitas yang tidak diperlukan.

“Sebagai persiapan, kami juga membagikan susu bagi yang nafsu makannya kurang walaupun tetap mengedukasi untuk tetap menjaga asupan makanan,” ungkap dr. Nurhasanah HM. Zain ketika dihubungi insanchannel,com melalui telepon celulernya, Rabu (6/7/2022) di Makkah.
Lebih lanjut dokter Nurhasanah mengatakan, pihaknya sebagai petugas sudah menyiapkan paket Armuzna (Arafah Mudzlaifah dan Mina) yang berisi obat-batan, oralit, kantung kencing dan lain-lain. Untuk persiapan mental tambahnya, dengan banyak berdo’a bermunajat kepada Allah agar diberikan kekuatan, kelancaran dan kemudahan pada saat Armuzna. “Ada juga yang mengadakan dzikir bersama selama 3 hari berturut-turut,” jujurnya.

Dokter yang sehari-hari bertugas di RSU Dompu ini mengakui juga, kondisi jamaah dalam keadaan baik. Dan rata-rata jamaah mengalami batuk dan pilek karena kebanyakan mengeluh tidak terbiasa menggunakan AC (Air Condition). Sedangkan untuk yang risti (resiko tinggi) sudah dikelompokkan dan berusaha untuk membantu saat Armuzna agar mengurangi faktor risiko seperti kelelahan, dehidrasi, sengatan panas dengan tetap memberikan edukasi tidak sering keluar tenda. “Bila keluar tenda pakai APD (Alat Pelindung Diri-Red), jangan tunggu haus, makan yang teratur,” tandasnya seraya menambah, jamaah di Kloter 3 tidak ada yang ikut safari wukuf, semua ikut wukuf bersama kloter.
Kendati demikian tambahnya lagi, para jamaah sangat mengharapkan do’a-do’a dari keluarganya baik dari orang tua, suami, istri, anak-anak dan saudara-saudaranya yang ada di tanah air dengan berkomunikasi via WA. “Kami sebagai tim kesehatan berharap semua jamaah haji, semoga Armuzna ini semuanya diberikan kekuatan, kesehatan, dimudahkan, dan dilancarkan oleh Allah sehingga bisa mendapatkan haji yang mabrur dan kembali ke tanah air dalam kondisi yang lebih baik tanpa kurang suatu apapun.

Sementara itu salah seorang jamaah asal Dompu, Wan Muntajul ketika dihubungi secara terpisah mengatakan, kondisi kesehatan jamaah haji Dompu baik dan sehat. “Sementara gejala-gejala flu ringan yang diderita jamaah akibat perbedaan cuaca antara Dompu dengan Makkah,” katanya seraya mengakui, persediaan obat yang sudah dibawa dari Dompu sebelumnya membantu kondisi jemaah.
Diakui Wan Muntajul, mulai tanggal 4 Juli 2022 lalu bus sholawat diistrahatkan. “Ini diniatkan agar jamaah bisa istrahat dan mempersiapkan tenaga dan mental untuk kegiatan wukuf di Arafah,” paparnya sembari menambahkan, jamaah yang ingin ke Masjidil haram untuk melaksanakan sholat dapat berjalan kaki dari tempat penginapan jamaah haji Dompu berjarak kurang lebih 2 km dari Masjidil haram.
“Hari ini jamaah rata-rata lagi persiapan barang untuk dibawa ke Arafah termasuk ihram dan pakaian pengganti lainnya,” paparnya. Jamaah kloter 3 LOP termasuk jamaah asal Dompu akan berangkat menuju Arafah pada Kamis (7/7/2022) sekitar pukul 07.00 Waktu Arab Saudi atau sekitar pukul pukul 12.00 Waktu Indonesia Tengah. “Kami jamaah Dompu sangat berharap doa dan Fatihah dari keluarga besar masyarakat Dompu, agar kegiatan ibadah kami berjalan lancar,” ujarnya berharap. (nas)











