DOMPU, INSANCHANNEL.COM – Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah, SE, MSC mengingatkan jangan sampai investasi tidak nyaman berada di daerah akibat banyaknya tuntutan. PT Sumbawa Timur Mining (STM) di Huu belum melakukan kegiatan produksi, tapi masih melakukan eksplorasi atau penelitian atas potensi mineral yang ada.

“Saya sudah panggil pimpinan PT Sumbawa Timur Mining (STM). Ini mental kita harus dirubah. Jangan sampai investasi itu tidak nyaman berada di daerah kita. Seakan – akan mereka sudah mengelola pertambangan emas dan mereka harus melakukan banyak hal,” kata Dr H Zulkieflimansyah saat menjadi pembicara pada Talk Show tentang Sinergitas Pengembangan SDM Industri dalam mendukung industri prioritas di Kabupaten Dompu, Selasa (18/10/2022).
Kegiatan ini juga dihadiri Bupati Dompu, H Kader Jaelani sebagai pembicara yang dimoderatori Ketua STIE Yapis Dompu, Dr Dodo Kurniawan. Kepala BI NTB, dan Dirut PT Bank NTB Syariah juga turut menjadi pembicara pada kegiatan yang dilaksanakan di lapangan kantor Bupati Dompu.
Dikatakan Gubernur, yang dibutuhkan oleh pemerintah daerah (Pemda) hanya keterbukaan dari PT STM untuk menginformasikan skil tenaga kerja yang dibutuhkan agar disiapkan. Ketika tidak ada komunikasi, warga jadi sering marah karena tidak diakomodir dan ini yang ditidak diinginkan.
Sejak 3-4 tahun lalu, Gubernur mengungkapkan, telah memberikan 100 beasiswa di Universitas Muhammadiyah Mataram untuk anak Dompu di sekitar PT STM untuk belajar teknik pertambangan. Harapannya, agar ada edukasi bagi warga. Ketika ada yang menerima dan menolak tambang memiliki ilmunya. “Jangan sampai nanti menolak tambang, tapi tidak ada ilmunya,” terangnya.
Gubernur juga telah menyampaikan kepada PT Sukses Mantap Sejahtera (SMS) yang memproduksi gula di kecamatan Pekat Kabupaten Dompu. Bahwa akan membuka pendidikan teknologi pangan berdasarkan komoditas dari Dompu. “Kuliahnya (beasiswa) di SMS itu untuk masyarakat lokal,” katanya.
Karenanya, Dr H Zulkieflimansyah meminta kepada Dinas Tenaga Kerja Provinsi maupun daerah untuk intens berkoordinasi dengan perusahaan – perusahaan ini terkait kebutuhan tenaga kerjanya. “Jangan minta uang sama mereka, kita yang latih,” kata Zulkieflimansyah. (vin)










