DOMPU, INSANCHANNEL.COM – Bidan dituntut memiliki standar pendidikan S1 profesi pada 2026 mendatang. Standar pendidikan ini bagian dari upaya peningkatan pengetahuan dan mutu layanan dalam menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Dompu sudah mengijinkan para bidan melakukan tugas belajar tanpa meninggalkan tempat kerja dan keluarga dengan biaya mandiri.

“Kami sedang menggalakkan ke Pemda. Alhamdulillah Pemda sudah merestui kami melakukan tugas beajar tanpa meninggalkan tempat kerja dan keluarga dengan biaya kami mandiri. Ini daya ungkitnya pasti untuk menurunkan AKI dan AKB,” kata Ida Fitriani, S.Keb. Bd, Ketua IBI Kabupaten Dompu kepada insanchannel.com di sela acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) IBI ke 71 tahun yang dirangkaikan dengan jalan santai di lapangan kantor Bupati Dompu, Jumat (24/6/2022).
Ketua IBI ini lebih lanjut mengakui, saat ini kasus kematian ibu dan anak di Kabupaten Dompu tinggi, kendati porsentasenya masih jauh di bawah rata – rata nasional. Padahal jumlah bidan di Kabupaten mencapai 978 orang dan yang memiliki KTA sebanyak 675 orang, serta yang berstatus sebagai ASN hanya 30 persen jumlah seluruh bidan.
Sementara untuk kasus kematian ibu di tahun 2022 ini tercatat sebanyak 2 kasus dan kematian bayi sebanyak 24 kasus. Kondisi ini diakui IBI sebagai persoalan SDM yang menjadi catatan untuk terus ditingkatkan. “Secara jumlah kami mumpuni, tapi secara kualitas SDM dengan standar pendidikan masih jauh menurut undang-undang no 4 tahun 2019 tentang kebidanan,” tambahnya.

IBI Kabupaten Dompu juga katanya, terus mendorong peningkatakan pengetahuan bidan dan standar SDM. Berdasarkan UU no 4 tentang kebidanan, pada tahun 2026 mendatang profesi bidan minimal S1 kebidanan dan di Kabupaten Dompu baru 0,2 persen yang telah mencapai S1 kebidanan.
Peran serta bidan kini semakin ditingkatkan. Terlebih keberadaan bidan ikut menentukan tercapainya penuntasan kasus stunting. Sehingga profesi bidan digandeng untuk menjadi tim pendamping keluarga untuk mencegah balita stunting bersama PLKB dan TP PKK Desa. “Bidan itu leadernya (pemimpin) untuk menurunkan angka stunting. Dimana pasti menurunkan angka AKI dan AKB,” ungkapnya.
Peringatan HUT IBI ke 71 tahun 2022 di Kabupaten Dompu dirangkaikan dengan jalan santai, pelayanan KB gratis, pemeriksaan kesehatan, dan lomba yel – yel tugas bidan. Pada jalan santai ini, IBI Dompu membagikan sujumlah hadiah doorprize berupa hadian hibaran hingga kulkas. (vin)











