MATARAM, INSANCHANNEL.COM – Menjiwai pribadi santri yang berakhlakul karimah, dan menjaga ukhuwah islamiyyah menjadi tema penyelenggaraan kemah santri oleh Ikatan Persaudaraan Alumni Husainy (IPAH) Mataram. Kemah yang diikuti oleh 34 orang alumni santri hingga ustadz di Kota Mataram ini dilangsungkan di pantai Kuranji Lombok Barat, NTB pada 13 – 14 November 2021.

Organisasi yang dinakhodai oleh Mujiburahman dan Arliansyah Maulana sebagai ketua dan sekertaris umum ini mengadakan berbagai kegiatan pada kemah santri ini. Diantaranya haflah Qur’an oleh qori’ qori’ah terbaik IPAH Mataram dan kajian keislaman yang diisi oleh ustadz Muammar Fauzi, M.Pdi, ustadz Ahmad Syauqy Alfan, SH, ustadz Supriadin, S.Pdi, dan ustadzah Nurmikyana.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Muhammad Fauzi mengajak para alumni pondok pesantren Al-Husainy Kota Bima untuk selalu menjaga rasa kekeluargaan dan persaudaraan antar sesama alumni. “Diharapkan rasa ukhuwah Islamiyyah para alumni pondok pesantren Al Husainy dapat selalu terjaga melalui kegiatan semacam ini,” pungkas Muhammad Fauzi pada Kemah Santri IPAH, Sabtu malam (13/11).
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Umum IPAH Mataram Mujiburahman, “Harapan saya semoga kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi alumni untuk mengembangkan bakat dan hobinya, baik tilawah Al-Qur’an, tahfidz (menghafal al-qur’an) dan marawis, juga semoga kegiatan ini dapat berjalan sukses dan lancar,” ucapnya.
Dalam kegiatan yang diiringi oleh hangatnya suara desiran ombak khas pinggir pantai tersebut, Muammar Fauzi, M.Pdi yang bertindak sebagai pembuka acara kegiatan serta narasumber kajian keislaman mengatakan, bahwa kegiatan yang dilaksanakan patut diapresiasi. “Kegiatan seperti ini diharapkan bisa menjadi wadah komunikasi antar alumni yang berasal dari pondok pesantren Al Husainy Kota Bima,” pesannya.
Tidak hanya itu, Muammar Fauzi juga meminta agar menuntut ilmu dijadikan rutinitas yang harus dalami, terlebih ilmu agama. “Menuntut ilmu itu penting akan tetapi yang terpenting adalah ilmu agama terutama ilmu tauhid,” ucap alumni Al-Husainy tahun 2010 ini.
“Selain menuntut ilmu, juga kita harus berpegang teguh pada Al-Qur’an, bergaul dengan orang-orang yang shaleh serta pandai memilih teman yang dapat mengajak kepada kebaikan,” tambahnya. Acara tersebut ditutup dengan pembacaan do’a oleh Muhammad Iqbal dan ramah tamah antar alumni Al-Husainy. (uqy)











