LAMPUNG, INSANCHANNEL.COM – Jelang pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdathul Ulama (PBNU) yang digelar di Lampung kontalasi politiknya kian memanas. Tiga nama masing-masing KH Said Aqil Siradj, KH. Yahya Cholil Staquf dan KH. As’ad Ali digadang-gadang menjadi calon dalam Muktamar ke-34 ini.
“Tapi yang dua nama kini menguat adalah Kiyai Said dan Kiyai Yahya,” ungkap Syarifuddin, S.Pd, utusan PCNU Dompu pada Muktamar 34 di Lampung, Kamis pagi (23/12) kepada insanchannel.com via ponselnya.

Nama KH. Yahya Cholil Staquf yang menjabat sebagai Katib Aam Pengurus Besar Nahdathul Ulama lanjutnya, memiliki peluang lebih besar dibandingkan dengan KH. Said Aqil Siradj yang telah sepuluh tahun menjabat sebagai Ketua Umum PBNU. “Mungkin orang-orang menginginkan suasana baru agar gerakan-gerakan ke depan lebih bagus,” tuturnya Ketua KNPI Dompu ini.
Ketika ditanya tentang kemana PCNU Dompu dan PWNU NTB akan memberikan dukungan. “Insya Allah akan memberikan dukungan ke Kiyai Yahya,” tandasnya seraya memberikan keyakinan bahwa pemilihan itu diprediksi secara aklamasi mengarah kepada Gus Yahya. Karena yang lain katanya, belum ada yang bisa memberikan dukungan 90 suara dukungan.
Syarifuddin juga menyebutkan, Presiden Joko Widodo telah membuka kegiatan Muktamar ke-34 pada sekitar pukul 10 pagi (22/12) di Pondok Pesantren Darus Sa’adah yang dihadiri oleh sebagian kecil muktamirin. “Sebagian yang lain menyaksikan siaran langsung secara virtual di UIN Raden Intan,” paparnya seraya menambahkan, di UNILA sekitar pukul 15.30-23.00 WIB digelar sidang pleno I tentang Pengesahan Tatib Muktamar dan sidang pleno 2 tentang LPJ PBNU di UIN Raden Intan.
Untuk hari ini (Kamis-red) digelar sidang komisi-komisi dari jam 08.00-12.00 WIB. Dan sidang pleno 3 tentang pengesahan hasil sidang komisi pada pukul 13.30-15.30 WIB. Kemudian sidang pleno 4 tentang penghitungan dan penetapan AHWA dari pukul 15.30-17.30 WIB. Pukul 20.30-21.30 WIB lanjutan sidang pleno 4, musyawarah AHWA menunjuk rois ‘am, pengesahan rois ‘am terpilih. “Pukul 21.30-24.00 WIB sidang pleno 5 pemilihan ketua umun PBNU, dan pengesahan ketua terpilih,” imbuhnya. (nas)











