SIDOARJO, INSANCHANNEL.COM-Rute perjalanan Dompu-Praya Lombok Tengah menggunakan kendaraan roda empat melalui jalan darat, tentu mengasyikkan dan juga melelahkan. Asyik jika seisi kendaraan itu berkumpul komunitas yang sama apalagi se-profesi. Canda tawa pasti menyeruak ditengah kebersamaan itu. Cerita yang selama ini terbungkus rapi kadang harus “terbongkar” ketika yang memulai membongkarnya. Lucu, konyol dan kesal sudah pasti tak terhindarkan.

Melelahkan tentu muncul apalagi jarak tempuh yang amat jauh. Jarak antara Dompu dan Lombok untuk ukuran jalan darat tidak pendek. Dompu Tano tidak kurang dari 300 km. Maka siap-siaplah untuk pegal di sekujur tubuh. Belum lagi sempitnya tempat duduk di kendaraan. Tentu membuat hati dongkol dan tidak nyaman. Dan bagi yang bisa tidur di kapal penyeberangan Tano-Kayangan. Kesempatan di atas kapal dimanfaatkan oleh mereka yang bisa tidur untuk tidur.
Kendati lelah dan letih menghampiri kontingen Pekan Olah Raga Wartawan Nasional (Porwanas) asal Dompu yang berjumlah 12 orang. Rombongan Porwanas asal Dompu dibawa komando, Nasrullah, S.Sos, Ketua PWI Dompu ditambah dengan H. Nasir, anggota PWI Bima, tiba juga dengan selamat di Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Majid (Bizam) Praya, Lombok Tengah sekitar pukul 04.00 Wita, Senin subuh (19/8/2024).
Setelah cek in ke ruang tunggu Bandara, rombongan Porwanas bertemu dengan rekan-rekan sesama kontingen Porwanas NTB di ruang tunggu. Di ruang tunggu, anggota kontingen memanfaatkan waktu untuk sarapan pagi di kafe dan rumah makan yang tersedia di ruang tunggu bandara sambil menunggu waktu sholat subuh.
Sambil sarapan insanchannel.com memanfaatkan waktu untuk mengintip jadwal sholat subuh untuk Lombok Tengah. Di salah satu laman tertera jadwal sholat subuh untuk Praya, Lombok Tengah dan sekitarnya sekitar pukul 05.04 Wita.
Beberapa saat sebelum jadwal sholat itu, usai sarapan insanchannel.com langsung menuju salah satu mushalla di Bandara. Di dalam ruangan mushalla sudah menunggu dua orang jamaah sambil memberitahu bahwa waktu subuh di sini pukul 05.05 Wita. Insanchannel langsung berwudu dan sholat sunah. Usai sholat sunah langsung diberitahu oleh jamaah lain bahwa waktu subuh telah tiba. Dan langsung minta izin azan subuh. Kami bertigapun menunaikan sholat subuh secara berjamaah hingga salam.
“Belum masuk waktu subuh,” seru laki-laki paruh baya di kursi ruang tunggu Mushalla setelah melihat kami yang baru selesai sholat subuh.
“Sudah masuk waktunya, Pak… bahkan kami sudah azan dan sholat subuh berjamaah,” jawab insanchannel.com.
“Baru tahrim,” jawabnya singkat sambil tersenyum dengan kaca mata hitam tetap bertengger di mukanya. Betapa kagetnya kita yang sudah sholat subuh di mushalla itu ketika tiba-tiba mendengar suara azan berkumandang di microfon bandara yang terdengar jelas di ruang tunggu bandara. Suara azan itu seakan membenarkan ucapan laki-laki paruh baya itu.
Insanchannel.com pun bergegas ke area timur ruang tunggu untuk buang hajat di toilet dan mengulangi sholat subuh lagi di mushalla yang sebelah timur yang ternyata telah berjubel jamaah berhamburan keluar setelah usai sholat subuh.
Tampak terlihat yang telah menunaikan sholat subuh sesi pertama pagi itu antara lain, H. Agus Talino, anggota Dewan Kehormatan PWI NTB, H. Nasruddin Zein Ketua PWI NTB, dan sekretarisnya, H. A.Rahman Hakim. Tampak pula anggota lain yakni H. Syukur, H. Rudi Hidayat, Boy Mashudi dan beberapa anggota rombongan lain. “Alhamdulillah, sukses…” seru H. Narsuddin Zein, Ketua PWI NTB. (ic01)











