DOMPU, INSANCHANNEL.COM – Kegiatan safari ramadhan menjadi agenda rutin PT SumbawaTimur Mining (STM) yang dilaksanakan pada bulan puasa ramadhan. Kegiatan yang diisi dengan buka puasa bersama warga ini dilaksanakan di masjid setiap desa se Kecamatan Hu’u, juga jadi ajang silaturrahmi dan berbagai informasi perkembangan aktivitas perusahaan.
Masjid Al Abrar Dusun Nangadoro, Desa Hu’u, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu menjadi pembuka kegiatan safari ramadhan STM tahun 2024 yang dilaksanakan, Minggu (17/3/2024). Manajer Community Relations (Comrel) STM, Ulya Defretes bersama jajarannya ikut membersamai warga dalam kegiatan safari ramadhan di masjid Al Abrar.

Hadir juga Kapolsek Hu’u, Ipda Sumaharjo dan Kepala Desa Hu’u, Mujahiddin, S.Sos. Momen ini, STM juga menyerahkan cinderamata kepada marbot masjid dan ketua BKM Masjid Al Abrar Dusun Nangadoro.
Ulya Defretes, selaku Manajer Comrel STM dalam sambutannya mengungkapkan perkembangan Projek Hu’u saat ini semakin maju dan berkembang dalam tahapan eksplorasi. Nangadoro kedepan akan menjadi wilayah yang paling ramai, maju dan sejahtera warganya. Karena aktivitas perusahaan akan lebih banyak dilaksanakan di Nangadoro. Sehingga akan banyak orang yang berkunjung dan mencari tempat tinggal di Nangadoro seiring perkembangan Projek Hu’u.

Sebagai perusahaan yang masih dalam tahap eksplorasi, STM tetap komit dalam menyiapkan sumberdaya manusia (SDM) dan infrastruktur bagi masyarakat sekitar, termasuk di Nangadoro. Tahun 2024 ini, perusahaan kembali menyiapkan air bersih bagi warga Nangadoro dengan 8 tandon kapasitas 5.000 liter dengan jaringan perpipaannya dari sumber air untuk kebutuhan masyarakat sekitar.
Ruas jalan provinsi di ujung kampung Dusun Nangadoro juga akan ditingkatkan kualitasnya. Sehingga memudahkan warga yang ke ladang dan berakitivitas di wilayah tersebut. Selain dimanfaatkan sendiri oleh perusahaan. “Kami bersyukur selama ini mendapat dukungan dan suport dari warga Nangadoro. Harapannya bisa terus dijaga kedepannya,” katanya.

Kapolsek Hu’u, Ipda Sumaharjo mengingatkan warga untuk tetap menjaga situasi keamanan di tengah masyarakat. Investasi perusahaan tidak mungkin bisa jalan, tanpa didukung situasi keamanan yang kondusif. Kehadiran investasi akan memberi kesejahteraan bagi masyarakat. Potensi sumber daya mineral yang ada di Hu’u, tidak mungkin dikelola sendiri oleh warga, bahkan oleh pemerintah. Karena keterbatasan dana dan teknologi yang dimiliki.
Pemerintah mengijinkan ke STM untuk mengelola hingga bisa menghasilkan. Pada akhirnya, keberadaan investasi ini memberi kesejahteraan bagi warga melalui pembukaan lapangan kerja, kesempatan usaha dan dampak ekonomi lainnya.
Ia pun mengajak warga untuk berkomunikasi dengan baik ketika ada yang ingin dipertanyakan. Jangan sampai menggunakan cara – cara yang tidak dibenarkan, sehingga berurusan dengan hukum. “Tindakan kriminal justru akan merugikan diri sendiri. Saya bersyukur, warga Nangadoro sejauh ini berhasil menjaga keamanan dan ketertiban,” ungkapnya.
Kepala Desa Hu’u, Mujahiddin, S.Sos pada kesempatan yang sama menyampaikan apresiasinya kepada STM yang telah menjadikan masjid Al Abrar Dusun Nangadoro Desa Hu’u sebagai tempat pertama pelaksanaan kegiatan safari ramadhan tahun 2024. Kegiatan ini sebagai bukti nyata kepedulian dan komitmen perusahaan dalam menjaga silaturrahmi bersama warga sekitar area aktivitasnya.
STM juga telah memberikan kepedulian terhadap warga sekitar dengan membantu memenuhi kebutuhan warga selama ini, termasuk soal kebutuhan air bersih. Ia pun mengingatkan agar dibuat persetujuan tertulis dari pemilik lahan tempat tandon disimpan. Karena air ini untuk fasilitas umum. Jangan sampai timbul masalah di kemudian hari.
Mujahidin juga mengingatkan warganya untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas pendidikan. Proyek pertambangan yang dijalankan STM, bukan projek 2 – 3 tahun. Tapi puluhan tahun dan membutuhkan tenaga kerja yang tidak sedikit. Untuk bisa bekerja di perusahaan tambang, syarat utamanya harus sehat. “Kalau tidak sehat, pasti tidak akan lolos di proses MCU (Medical Check Up). Karena perusahaan tidak akan mempekerjakan orang sakit. Akan fatal jadinya,” ingat Mujahidin. (02ic)










