ADVERTISEMENT
Rabu, 4 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Peraturan Perusahaan
  • Kontak Kami
Insan Channel
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Pendidikan
  • Agama
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Sosial dan Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Pendidikan
  • Agama
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Sosial dan Budaya
No Result
View All Result
Insan Channel
No Result
View All Result
Home Agama

Menulis Yang Akan Membahagiakan Di Akhirat

Oleh: Nasaruddin Idris Jauhar*

admin@insanchannel.com by admin@insanchannel.com
29 Januari 2022
in Agama
0
Bagikan di WahtsAppBagikan di Facebook

Sebelum kita menulis dan men-share apa pun, mari menghela napas sejenak dan membayangkan bahwa yang kita tulis di dunia saat ini kelak akan kita baca di akhirat nanti. Saat itu, tiap kata yang kita tulis akan kita pertanggungjawabkan di hadapan Allah. Ia akan dinilai dalam timbangan amal kita, untuk menentukan apakah kita termasuk orang yang selemat atau celaka.

Dr. H. Nasaruddin Idris Jauhar, M.Ed

Saat kita sudah tiada, apa yg kita tulis  akan tetap ada dan abadi. Maka, jangan pernah kita  menulis kecuali yang akan membuat kita bangga saat itu ditunjukkan kepada kita kelak di hari ketika semua amalan dipertanggungjawabkan.

RelatedPosts

Awali Penggunaan Kantor Baru, PWI NTB Gelar Tasyakuran dan Doa Bersama

Kepala BPKAD NTB: Di Usia 67 Tahun, NTB Bermunajat Jadi Ikhtiar Batin Menuju Makmur Mendunia

Tarhib Duyufurrahman Disambut Sukacita di Safa Al-Murjan

Mari membayangkan ketika setiap kata yang saat di dunia ini kita share untuk menyerang, menghina, dan mencela orang lain, diperlihatkan kepada kita di akhirat nanti. Kalau itu akan membuat kita malu dan menyesal, mari kita berhenti melakukannya mulai sekarang.

Mari bayangkan ketika kata-kata hinaan, cacian, dan fitnah yang pernah kita share  di dunia ini menyebar dan terus menyebar saat kita telah tiada. Ia bergulir tanpa putus sampai terbaca oleh orang-orang yang tidak terbayang oleh kita jumlahnya. Bayangkan bahwa kita akan menanggung dosanya sebanyak orang yang membaca dan meng-copasnya. Kalau itu membuat kita takut, maka berhentilah mulai sekarang.

Mari kita bayangkan juga, kata-kata negatif itu kemudian menggiring pembacanya untuk ikut berpikir dan bertindak negatif seperti kita. Karena tulisan kita, dada dan kepalanya terisi oleh pikiran dan perasaan yang negatif. Ia kemudian ikut membenci apa yang sebelumnya tidak ia benci. Bahkan, ia kemudian menularkan pikiran negatif yang sama kepada orang lain, yang kemudian meneruskannya lagi kepada orang lain, dan seterusnya… Bayangkan, seperti itu pulalah menjalar dan berantainya dosa yang harus kita tanggung di akhirat kelak. Jika itu membuat kita takut, maka mari segera berhenti. Mari berhenti menulis dengan niat dan tujuan buruk.

Sebaliknya, mari bayangkan sepotong kalimat berupa nasihat dan motivasi kebaikan yang kita tulis di dunia ini diperlihatkan kepada kita di akhirat kelak. Di hadapan pengadilan akhirat kita membacanya dengan wajah sumringah. Kalau kita membayangkan itu akan membuat kita tersanjung, mari manfaatkan HP dan laptop kita untuk sebanyak mungkin menulis dan menyebarkan hal serupa untuk  dibaca orang.

Mari membayangkan ketika di akhirat nanti kita dapati bahwa nasihat dan kata-kata baik kita itu terus bergulir dan dibaca oleh begitu banyak orang. Dan sebanyak itu pula pahala yang terus mengalir dan dilipatgandakan untuk kita. Kalau dalam bayangan kita itu akan membuat kita bahagia, maka teruslah kita menyebar kata-kata baik melalui tulisan kita.

Mari kita bayangkan pula, nasihat dan motivasi baik kita itu kemudian mempengaruhi pikiran dan prilaku pembacanya. Ia mengisi pikiran mereka dengan informasi dan ilmu yang positif. Ia kemudian mengubah mereka menjadi pribadi dengan pikiran dan sikap yang positif. Lalu mereka menularkannya kepada orang lain, yang kemudian juga menularkannya ke yang lain, dan seterusnya… Bayangkan, seperti itulah menjalar dan berlipatbanyaknya ganjaran pahala yang kita peroleh. Jika itu yang kita impikan, mari memperbanyak menulis dan men-share kebaikan.

Di akhirat kelak, kita adalah pewaris tunggal royalti dari tiap kata yang kita tulis di dunia ini. Jika itu adalah kebaikan, kita menikmati limpahan pahalanya. Sebaliknya, jika itu hinaan, umpatan, fitnah, atau kata buruk lainnya, bersiaplah kita menanggung balasannya berupa siksaan dan azab yang pedih. WALLAHU A’LAM.

* (Penulis adalah dosesn tetap Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya)

Previous Post

BSI Huu Ubah Botol Bekas Jadi Kursi Sofa

Next Post

Mantapkan SDN 12 Huu Jadi Sekolah Adiwiyata

admin@insanchannel.com

admin@insanchannel.com

Related Posts

Awali Penggunaan Kantor Baru, PWI NTB Gelar Tasyakuran dan Doa Bersama
Agama

Awali Penggunaan Kantor Baru, PWI NTB Gelar Tasyakuran dan Doa Bersama

19 Desember 2025
Kepala BPKAD NTB: Di Usia 67 Tahun, NTB Bermunajat Jadi Ikhtiar Batin Menuju Makmur Mendunia
Agama

Kepala BPKAD NTB: Di Usia 67 Tahun, NTB Bermunajat Jadi Ikhtiar Batin Menuju Makmur Mendunia

16 Desember 2025
Tarhib Duyufurrahman Disambut Sukacita di Safa Al-Murjan
Agama

Tarhib Duyufurrahman Disambut Sukacita di Safa Al-Murjan

9 Juni 2025
PT STM Salurkan 11 Sapi Kurban bagi Masyarakat Dompu
Agama

PT STM Salurkan 11 Sapi Kurban bagi Masyarakat Dompu

5 Juni 2025
Wakil Ketua DPR RI Ingatkan Jamaah Untuk Jaga Niat dan Kesehatan
Agama

Wakil Ketua DPR RI Ingatkan Jamaah Untuk Jaga Niat dan Kesehatan

3 Juni 2025
Seluruh Petugas Kloter LOP Tiba-tiba Dikumpulkan
Agama

Seluruh Petugas Kloter LOP Tiba-tiba Dikumpulkan

2 Juni 2025
Next Post

Mantapkan SDN 12 Huu Jadi Sekolah Adiwiyata

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Didukung PT STM, PWI Kabupaten Bima Sukses Gelar Turnamen Olahraga Peringati HPN 2026

Didukung PT STM, PWI Kabupaten Bima Sukses Gelar Turnamen Olahraga Peringati HPN 2026

1 Februari 2026
Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan

Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan

29 Januari 2026
Peringati Bulan K3 Nasional 2026, PT STM Kembali Gelar Donor Darah

Peringati Bulan K3 Nasional 2026, PT STM Kembali Gelar Donor Darah

29 Januari 2026
Dibangun 2025, Bupati Dompu Resmikan Gedung Kantor Camat Woja

Dibangun 2025, Bupati Dompu Resmikan Gedung Kantor Camat Woja

29 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Peraturan Perusahaan
  • Kontak Kami

© 2021 - insanchannel.com - Developed by Tokoweb.co

  • Home
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Pendidikan
  • Agama
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Sosial dan Budaya