SAMPAH menjadi salah satu masalah yang sangat serius dialami sebagian besar manusia di dunia. Masalah sampah, bukan hanya ada di perkotaan tetapi juga di pedesaan dan perkampungan pun terkena dampaknya.
Hal ini disebabkan oleh kurangnya kesadaran masyarakat tentang bagaimana cara mengelola sampah dan juga dampak terhadap sampah yang ada di lingkungannya.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mataram (Unram) di Kelurahan Rakam, Selong, Lombok Timur membuat plang edukasi sampah untuk dipasang di setiap lingkungan. Ditemani oleh Kepala Lingkungan dan RT setempat, pada hari Sabtu tanggal 2 Agustus 2025 dan juga pada hari Selasa tanggal 5 Agustus 2025, mereka turun memasang plang edukasi sampah yang mereka buat.
Plang edukasi yang dipasang oleh mahasiswa KKN, berisi pesan edukatif seperti “Botol Kemasan Bisa Terurai 450 Tahun”, “Kaleng Minuman Bisa Terurai 200 Tahun”, “Plastik Belanja Terurai 20 Tahun”, “Kemasan Susu dari Plastik Aseptik selama 5 Tahun”, dan “Styrofoam yang tidak Terurai”.
Masing – masing plang ini dipasang pada 4 Lingkungan di Kelurahan Rakam. Harapannya, bisa memberi edukasi kepada masyarakat tentang arti penting dari kebersihan lingkungan. Dengan adanya plang ini, secara langsung bisa merubah mindset masyarakat, bahwa lingkungan bersih yang tetap terjaga memberikan dampak positif terhadap kehehatan.
“Plang edukasi sampah ini juga diharapkan bisa menyadarkan masyarakat untuk tetap berperilaku bersih dan meninggalkan kebiasaan lama yang tidak baik terhadap lingkungan disekitarnya,” ungkap Lurah Rakam, Lalu Bayan Purwadi.
Kepala Lingkungan Bagek Longgek Timur, Juniardi mengungkapkan apresiasi positif terutama terkait dengan masalah sampah. Masalah sampah sudah sering diingatkan secara lisan, tapi sering diabaikan.
Dengan dipasangnya plang sampah ini diharapkan bahwa masyarakat akan selalu sadar dan peduli terhadap kebersihan lingkungan dan dampak dari adanya sampah itu sendiri. (*)










