DOMPU, INSANCHANNEL.COM – Semua wilayak Kabupaten Dompu sudah terjangkau layanan kesehatan, termasuk pada daerah terpencil. Program pelayanan kesehatan bergerak ini berhasil menjangkau hingga daerah terpencil seperti Dusun Karya Sari dan Rabajabu wilayah Kecamatan Pekat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu, Maman, SKM, MMKes di kantornya, Senin (16/1/2023) mengungkapkan, program pelayanan kesehatan bergerak ini merupakan hasil kerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan beberapa lembaga serta organisasi untuk menyasar wilayah terpencil. “Program ini sudah berjalan dan semua wilayah terpencil di Kabupaten Dompu tahun 2022 kemarin sudah mendapat pelayanan kesehatan,” ungkap Maman.
Program pelayanan kesehatan bergerak ini akan terus ditingkatkan. Pada tahun 2023 ini, direncnakan 3 kali dalam setahun. Dimana kunjungan pertama direncanakan untuk skrening awal penyakit masyarakat setempat dan pengobatan bagi yang sakit. Kunjungan kedua dilakukan evaluasi dari kunjungan pertama dan pengobatan terhadap yang sakit. “Kunjungan kertiga juga dilakukan evaluasi dan skrening kembali, selain pengobatan,” terangnya.
Untuk pembiayaan, Maman mengaku, sudah menganggarkannya dan program ini juga sudah menjadi program di Puskesmas. “Kita sudah anggarkan, karena menjadi bagian program kita untuk keterjangkauan layanan kesehatan masyarakat,” katanya.
Pada tahun 2023 ini, program pelayanan kesehatan bergerak juga akan diikuti oleh doter spesialis. Sehingga masyarakat di daerah terpencil bisa memanfaatkan keberadaan dokter spesialis ketika berkunjung ke kampungnya. “Ini yang membuat kami bersyukur, karena selama ini ada beberapa daerah terpencil seperti Karya Sari (dusun di lereng gunung Tambora) dan beberapa daerah pencil lainnya sudah mendapat pelayanan kesehatan,” kata Maman.
Selain program pelayanan kesehatan bergerak, tahun 2023 ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu akan kembali mengaktifkan pusat layanan kesehatan di nomor 119. Pelayanan ini akan memanfaatkan ruangan lantai dua gedung eks Puskesmas Dompu Kota dan akan dilengkapi fasilitas ambulans. “Jadi, masyarakat bisa menghubungi nomor ini ketika kondisi darurat. Nanti petugas ini yang akan menghubungkan dengan petugas kesehatan terdekat, bahkan bisa dilayani langsung oleh petugas kedaruratan ini,” terang Maman. (vin/*)











