DOMPU, INSANCHANNEL.COM – PT Sumbawa Timur Mining (STM) yang sedang melakukan kegiatan eksplorasi tambang mineral di wilayah Huu terus memberikan perhatiannya pada pengembangan masyarakat setempat. Jika selama ini pelatihan dan pendampingan diberikan pada tanaman organik secara umum, kini lebih difokuskan pada tanaman hortikultura.

Banyaknya petani dampingan PT STM yang fokus mengembangkan tanaman hortikultura, sehingga pelatihan diberikan agar budidaya sayuranya lebih maksimal dan terjaga kualitasnya. “Dengan pendekatan organik, tentu kualitasnya sehat. Imbasnya, tidak hanya pada yang membudidaya, tapi juga pada masyarakat luas,” ungkap koordinator Comdev PT STM, Saputra Alamasyah pada acara pelatihan hortikultura kepada petani kecamatan Huu bekerjasama dengan Yayasan Aliksa, Selasa (29/11/2022).
Sebanyak 30 orang peserta dari perwakilan petani hortikultura dari Desa se kecamatan Huu ini diharapkan dapat memaksimalkan waktu pelatihan dengan narasumber yang memahami pertanian organik dan berkelanjutan. Sehingga bisa menghasilkan produksi yang maksimal dan terhindar dari penggunaan pupuk kimia. Pemanfaatan pupuk organik juga dimaksudkan untuk menjaga keseimbangan alam dan pertanian berkelanjutan.

Penanggungjawab program pertanian dan tanaman hortikultura PT STM, Muhammad Iswahdan pada kesempatan yang sama menyampaikan pelatihan Hortikultura ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan serta keterampilan dalam mengoptimalkan potensi alam pada ekosistem hortikultura buatan manusia. Sehingga perlu adanya langkah strategis untuk memperkuat keberadaan petani pelaku Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB) tersebut. “Melalui pelatihan yang memfokuskan pada materi pembelajaran sayuran dengan segala aspeknya yang terintegrasi dalam PSRLB,” katanya.
Iswahdan juga berharap kepada peserta pelatihan untuk memanfaatkan waktu pelatihan agar mendapatkan ilmu yang diharapkan, sehingga bisa menjadi orang yang bertanggungjawab pada diri, keluarga dan lingkungan sekitar. “Dengan memanfaatkan lahan pekarangan sekitaran rumah untuk tanam hortikultura sekaligus sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan sendiri dan ekonomi keluarga,” harapnya. (vin)










