DOMPU, INSANCHANNEL.COM – PT Sumbawa Timur Mining (STM) pemegang kontrak karya generasi ketujuh tambang mineral Huu menyerahkan beasiswa kepada 10 orang mahasiswa asal kecamatan Huu. Beasiswa ini merupakan bagian dari CSR untuk masyarakat lingkar tambang, namun diharapkan terus diperbanyak dan diperluas penerimanya.
“Terima kasih kepada STM yang telah membantu anak kami. Program (beasiswa) yang anda berikan, ikut membantu pembangunan pada sektor pendidikan. Mensukseskan visi Dompu yang Mashur (mandiri, sejahtera, unggul dan religius),” kata Kader Jaelani, Bupati Dompu dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan, Staf ahli Bupati, Ir Syarifuddin Bupati pada acara seremoni penyerahan beasiswa kepada masyarakat Huu di kantor Camat Huu, Kamis (30/12) lalu.
Lebih lanjut Bupati mengatakan, pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada krisis ekonomi tapi juga pada sektor pendidikan. Sehingga semua pihak dituntut untuk sama – sama berjuang meningkatkan kualitas pendidikan dalam melahirkan generasi yang cerdas dan berdaya saing global. “Besar harapan, kuantitas beasiswa bisa ditingkatkan. Sehingga mahasiswa yang kurang beruntung saat ini, pada saatnya bisa ikut menikmati,” katanya.
Camat Huu, Muhtar, S.Sos pada kesempatan yang sama menyampaikan apresiasinya kepada perusahaan yang ikut membantu pembiayaan bagi mahasiswa berprestasi melalui program beasiswanya. Program ini dinilai sebagai bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam menyiapkan SDM masyarakat lingkar tambang, selain program – program pemberdayaan lainnya.
“Para penerima beasiswa, kita berharap dapat memanfaatkan kesempatan secara maksimal dalam menuntut ilmu pengetahuan. Sehingga bisa menyelesaikan pendidikan tepat waktu dan bahkan lebih cepat, dan tentunya ilmunya dapat bermanfaat bagi orang banyak,” harapnya.
Peto Mawajaya, Kepala Teknik Geologi PT STM yang mewakili pimpinan PT STM menyampaikan komitmen perusahaan untuk tetap bersama masyarakat. “Pesan pimpinan kami, Kita STM ini harus menjadi bagian dari masyarakat. Itulah kenapa kami melaksanakan program (pemberian beasiswa) ini,” ungkapnya.
Pada tahap awal, 10 orang mahasiswa diberikan beasiswa dan bila prestasinya bisa dipertahankan, tidak tertutup kemungkinan akan terus berlanjut hingga akhir kuliah. Ia pun berharap, para penerima beasiswa STM ini kelak menjadi orang sukses dan bisa memberi beasiswa bagi masyarakat sekitar. “Kita bisa maju kalau kita mau belajar. Tidak hanya itu, harus mau bersama – sama. Ini cikal bakalnya,” ungkapnya.
Beasiswa prestasi ini diutamakan bagi masyarakat kurang mampu secara ekonomi, tapi juga kepada masyarakat yang mampu secara ekonomi dan berprestasi. Bantuannya berupa biaya SPP, biaya hidup, dan biaya penelitian.
Sebelum beasiswa diberikan, dilakukan tahapan seleksi yang terbilang ketat. Selain secara administrasi peserta harus memiliki IPK minimal 3,2, juga harus melewati tahapan tes tulis, diskusi dan interviu yang dilakukan secara online. Dari 46 orang mengisi formulir secara online, terjaring hingga ditetapkan 10 orang penerima beasiswa dari berbagai jurusan pendidikan. (vin)
Bagaimana kesan orang tua ketika anaknya terima beasiswa PT STM? Baca berita lanjutannya…!










