DOMPU, INSANCHANNEL.COM – PT Sumbawa Timur Mining (STM) mulai membuka pendaftaran mahasiswa calon penerima beasiswa prestasi tahun 2023. Pendaftaran dibuka pada 24 Juli hingga 11 Agustus 2023 bagi mahasiswa-mahasiswi asal Kabupaten Dompu dengan syarat IPK minimal 3,30 bagi yang berkuliah di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan 3,20 bagi yang berkuliah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Total beasiswa yang disiapkan PT STM bagi mahasiswa-mahasiswi berprestasi asal Kabupaten Dompu sebanyak 40 orang, 10 orang diantaranya merupakan kelanjutan beasiswa prestasi tahun sebelumnya. Pemberian beasiswa ini menjadi bukti komitmen PT STM dalam mengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi masyarakat sekitar area aktivitasnya.
Pembukaan pendaftaran beasiswa bagi mahasiswa berprestasi ini dilakukan setelah sosialisasi dilakukan kepada pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Dompu pada 12 Juli, dan kepada mahasiswa calon penerima beasiswa yang dilakukan secara daring, Minggu (23/7/2023) kemarin. Para mahasiswa tampak aktif mengikuti kegiatan sosialisasi yang dipandu Nissa Nurrohmah dari Communications PT STM.

Saputra Alamsyah, Community Development (Comdev) PT STM yang membuka kegiatan sosialisasi secara daring ini memanfaatkan untuk menjelaskan profil perusahaan yang sedang melakukan kegiatan eksplorasi untuk studi kelayakan dan rencana tahap konstruksi pada 2028 serta produksi di tahun 2030.
Untuk beasiswa prestasi PT STM tahun 2023 ini, disampaikan Saputra Alamsyah, diperuntukan bagi seluruh mahasiswa-mahasiswi asal Kabupaten Dompu yang sedang menempuh pendidikan jenjang D3 atau strata-1 (S1) pada jurusan teknik dan non-teknik. Peserta wajib mengikuti setiap tahapan, mulai dari pendaftaran hingga seleksi yang dilakukan.
“Studi kasus secara umum dengan memberikan fenomena umum. Bagaimana mahasiswa bisa menganalisa dan memberikan rekomendasi, karena kami berharap memberikan beasiswa pada mahasiswa berprestasi,” kata Saputra Alamsyah.

Muhammad Kurniadin dari Comdev menyampaikan terkait beasiswa prestasi PT STM bagi mahasiswa Kabupaten Dompu. Beasiswa ini diutamakan bagi mereka yang kurang mampu dan memiliki prestasi dengan IPK 3,20 untuk yang kuliah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN), dan 3,30 untuk yang kuliah di Perguruan Tinggi Swasta (PTS). “Tujuan dari beasiswa prestasi PT STM ini untuk meningkatkan motivasi belajar dan prestasi mahasiswa, mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah Kabupaten Dompu, dan tentunya meringankan biaya kuliah bagi mahasiswa berprestasi yang berasal dari keluarga pra-sejahtera (kurang mampu),” kata Kurniadin.
Kendati masuk dalam kategori mahasiswa kurang mampu, mahasiswa itu tidak sedang menerima beasiswa dari lembaga lain dan harus bisa mempertahankan IPK. Sehingga mereka yang kategori mampu, juga tetap memiliki peluang mendapat beasiswa prestasi PT STM.
Setelah ditetapkan sebagai penerima beasiswa, maka harus menjaga prestasi dan memastikan datanya benar. Jika tidak, beasiswanya bisa dicabut dan tidak diloloskan sejak awal. Mahasiswa-mahasiswi yang dapat mendaftar adalah mereka yang memasuki semester 3 atau semester 5. Pada 29 September 2023 nanti, yang dinyatakan diterima akan diumumkan.

Ketika menamatkan studi, mereka (penerima beasiswa) dapat berkontribusi bagi Proyek Hu’u, PT STM. Sehingga beberapa jurusan yang direkomendasikan seperti teknik pertambangan, teknik geologi, teknik geofisika, teknik metalurgi, teknik kimia, teknik elektro, teknik mesin, teknik informatika, teknik lingkungan, teknik sipil, teknik industri, dan teknik geodesi.
Untuk jurusan non-teknik seperti manajemen bisnis, akuntansi, manajemen perbankan, ilmu hukum, ilmu ekonomi dan studi pembangunan, perpajakan, geografi, komunikasi dan hubungan masyarakat, psikologi, ilmu sosial atau antropologi, kesehatan dan keselamatan kerja, kesehatan masyarakat, kehutanan, teknologi pangan, dan ilmu gizi.
Pada kesempatan ini, Muhammad Iswahdan dari Comdev, juga menyampaikan program pengembangan PT STM yang dilakukan selama ini. Mulai dari program pemberdayaan dan pendampingan, program pemberdayaan desa (PPD), hingga donasi dan sponsorship. Pemberdayaan dan pendampingan yang dilakukan selama ini dilakukan untuk bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial budaya, dan program pembangunan atau infrastruktur. (vin)











