DOMPU, INSANCHANNEL.COM – PT Sumbawa Timur Mining (STM) terus menunjukan komitmennya untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat. Komitmen ini diwujudkan dalam penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendampingan pada pendidikan formal maupun non formal.
Pemberian beasiswa bagi mahasiswa berprestasi, menjadi bagian dari wujud komitmen perusahaan dalam penyiapan SDM handal dan berdaya saing. Program beasiswa berprestasi ini mulai diberikan PT STM tahun 2021 kepada 10 orang mahasiswa se- Kecamatan Huu. Tahun 2022, sebanyak 15 orang mahasiswa kembali diberikan. Enam orang beasiswa lanjutan dan 9 orang penerima baru.

Pada tahun 2023, PT STM kembali memprogramkan pemberian beasiswa berprestasi kepada 40 orang. Namun peruntukannya tidak lagi hanya untuk mahasiswa asal kecamatan Hu’u, tapi diperluas kepada mahasiswa Kabupaten Dompu dan NTB.
Jurusan yang akan menerima beasiswa, tidak beragam seperti saat ini. Tapi mahasiswa yang mengambil jurusan yang kelak akan mendukung kegiatan PT STM. Seperti jurusan pertambangan, teknik, metalurgi, dan sebagainya. Sehingga kedepan, ketika diterima menjadi karyawan perusahaan akan menempati posisi strategis. “Kami tidak ingin anak – anak kita jadi penonton ketika kami jalan (produksi),” kata Manajer Humas PT STM, Ulya Defretes pada pertemuan triwulan pemangku kepentingan Muspika Hu’u di New Staging Desa Marada Kecamatan Huu, Sabtu (21/1/2023).
Kendati diperluas, Ulya memastikan tetap memprioritaskan mahasiswa asal Kecamatan Hu’u dan Kabupaten Dompu, baru lingkup NTB. Terlebih mahasiswa asal Kecamatan Hu’u sudah lebih awal mendapat beasiswa dan akan tetap diberikan selama bisa mempertahankan IPK 3,10 untuk jurusan teknik pada PTN dan IPK 3,20 bagi jurusan non teknik. Sementara bagi mereka yang kuliah di PTS memiliki IPK 3,20 untuk jurusan teknik dan 3,30 untuk jurusan non teknik.
“Penerapan standar IPK dan penerima beasiswa harus bisa mempertahankan IPK-nya sebagai syarat tetap bisa menerima beasiswa, agar mereka punya prestasi dan punya daya saing,” ungkap Ulya di hadapan Muspika Kecamatan Hu’u dan Lembaga Adat Hu’u.

PT STM juga akan tetap memberikan perhatian pada program pendidikan jenjang SD dan SMP seperti yang dilakukan selama ini. Bahkan 2023 ini, perhatiannya juga akan ditingkatkan pada pendampingan untuk jenjang SMA sederajat. Programnya berupa pendampingan bagi tenaga pendidik maupun kependidikan. Serta program keaksaraan dasar bagi masyarakat.
Program pemberdayaan masyarakat tahun 2022 juga akan tetap menjadi fokus pendampingan PT STM kedepan. Seperti program partisipasi desa, bank sampah, pendampingan bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), dan selama ini sudah ada 23 pelaku UMKM yang didampingi PT STM. Begitu juga dengan program pertanian organik dan ada 63 pelaku pertanian organik yang didampingi. Untuk program kesehatannya, sudah ada 8 posyandu dampingan di Kecamatan Hu’u.
Pertemuan triwulan pemangku kepentingan Muspika Hu’u bersama jajaran PT STM ini diawali dengan pemaparan progres perkembangan Proyek Hu’u oleh Kepala Teknik Tambang (KTT) PT STM, Hendra Sebayang. Dilanjutkan dengan pemaparan program pemberdayaan masyarakat PT STM oleh koordinator Comdev, Saputra Alamsyah dan koordinator Comrel, Musyawaluddin terkait program kemasyarakatan. (vin)











