DOMPU, INSANCHANNEL.COM – Utusan Palestina Syaikh Ahmad Bilal Hasyim Abuzaid mengingatkan kaum muslimin di Bumi Nggahi Rawi Pahu ini untuk tidak melupakan saudara sesama muslim yang ada di Palestina dengan memberikan doa dan bantuan dana. Karena rakyat Palestina saat ini tengah didzolimi dan disiksa oleh kaum Yahudi.

“Mereka saat ini di sana dizholimi, disiksa dan tindakan keji lainnya yang dilakukan oleh kaum Yahudi,” papar Syaikh Ahmad Bilal Ashem Abu Zaid, Utusan Palistina melalui penterjemahnya dalam tausiyah Ramadhan di Masjid Agung Baiturrahman Dompu, Selasa malam (5/4/2022).
Lebih lanjut Syaikh Ahmad mengatakan, dengan adanya penggalangan bantuan dana untuk kaum muslimin yang ada di Palestina akan dapat memberikan keringanan bagi mereka. “Di Palestina terdapat Masjid Al-Aqsa Al-Mubarrak yang merupakan kiblat pertama bagi kaum muslimin dan salah satu tanah haram setelah Makkatul Mukarramah dan Madinatul Munawwarah,” paparnya.
Peristiwa bersejarah sekaligus salah mukjizat Nabi Muhammad SAW terjadi di negeri Palestina. Nabi Muhammad SAW telah melakukan perjalanan suci berupa isra mi’raj dari Masjidil Haram Makkah ke Masjidil Aqsa di Palestina yang selanjutnya naik ke Sidratul Muntaha adalah peristiwa besar. Untuk itu ia mengajak kaum muslimin membantu saudara-saudara kaum muslimin di Palestina baik melalui doa maupun bantuan dana untuk kaum muslimin Palestina.
Pada kesempatan yang sama Syaikh dari Palestina ini mengajak kaum muslimin di Bumi Nggahi Rawi Pahu untuk memperbanyak amal sholeh di bulan suci Ramadhan baik melalui membaca Al-Qur’an, Qiyamul-lail maupun perbanyak sedekah. “Kita dianjurkan melakukan qiyamullail dan membaca Al-Qur’an di bulan yang penuh berkah ini,” ingat Syaikh Ahmad Bilal Ashem Abu Zaid.
Amalan yang dianjurkan untuk diperbanyak pada bulan ini katanya, adalah dengan bersedekah. “Karena dengan bersedekah itu bisa meredakan amarah Allah subahanahuwataala,” ujarnya seraya menambahkan, dengan bersedekah pahala dapat digandakan walaupun secuil.
Ketua Komite Nasional Rakyat Palestina (KNRP) Kab. Dompu, Syafrudin, SE usai acara tausiyah di Masjid Agung Baiturrahman Dompu mengatakan, ada tiga demensi yang diperjuangkan oleh KNRP; pertama Aqidah, terkait Masjid Al Aqsha tempat suci umat Islam yang pertama yang dinodai oleh Yahudi karena Palestina tempat lahirnya para nabi dan rasul. Kedua lanjutnya, sebagai bentuk kemanusiaan. “Mereka adalah saudara kita yang seiman, ratusan anak yang tak berdosa dibunuh, dibom rumah-rumah tempat tinggal mereka, tanah-tanah mereka di rampas,” tegasnya.
Ketiga kata Syafruddin, amanat UUD 1945 yang mengatakan bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan prikeadilan. “Untuk itu KNRP Dompu melakukan seruan aksi kemanusiaan, pennggalangan dukungan dana di masyarakat, di masjid di lembaga pendidikan dan memohon dukungan do’a dan dukungan kemerdekaan bagi rakyat Palestina,” ujarnya. (nas).











