DOMPU, INSANCHANNEL.COM – Festival Lakey akan dilaksanakan pada 12 – 20 Juli 2025 mendatang. Event yang akan mempromosikan potensi pariwisata Dompu ini mulai berdampak pada tingkat hunian kamar hotel dan penginapan di Hu’u Kabupaten Dompu.
Tingkat hunian kamar hotel saat ini mencapai 70an persen. Selain oleh wisatawan manca negara yang menikmati ombak Pantai Lakey untuk berselancar, juga oleh wisatawan domestic. “Akupansi kamar hotel di angka 70an persen. Kunjungan domestic yang melonjak drastic. Ada yang berkunjung terkait persiapan festival, dan ada juga yang hanya liburan,” kata Theo Syahrial Qadri selaku ketua Asosiasi Hotel dan Restoran Lakey Dompu pada, Rabu (9/7/2025) siang.
Pelaku wisata Lakey pun menyambut positif pelaksanaan Festival Lakey 2025. Ini ditunjukan dengan dukungan yang diberikan bagi kesuksesan Festival Lakey. Mulai dari sumbangan kamar hotel dan dukungan dana untuk kesuksesan event yang digelar pada Festival Lakey. “Saya tidak pernah melihat sekompak dan seantusias ini oleh pelaku wisata Lakey,” ungkap Theo.
Theo Syahrial Qadri juga mengungkapkan, Mei – September menjadi waktu liburan bagi wisatawan mancanegara ke Indonesia. Pada masa ini, kunjungan wisman selalu ramai. Pada 2025 ini, kunjungan wisman ke Lakey sedikit berkurang akibat iklim yang tidak menentu.
Namun ia optimis, kunjungan wisman akan tetap terjaga kedepannya. Karena kunjungan wisman ke Lakey juga dipengaruhi oleh perkiraan ombak. Wisman berkunjung sehari sebelum puncak ombak dan akan kembali sehari setelah puncak ombak. Untuk melihat perkiraan ombak ini, wisman mengacu situs web dunia yang khusus memprediksi ombak. Puncak ombak untuk surfing di Lakey pada 15 – 20 Juli 2025.
Tanggal 19 – 20 Juli ini diperkirakan ombaknya sangat besar mencapai 8 fit. Biasanya ombak untuk surfing itu 5 – 6 fit. Pada puncak ombak di Lakey menjadi waktu yang diburu peselancar professional, tapi tidak bagi peselancar pemula. Sehingga pelaksanaan turnamen surfing pada Festival Lakey dimajukan.
“Untuk Junior divisi dan Women divisi kita tuntaskan pada tanggal 16 Juli. Sementara untuk divisi antar club se NTB dan Open Divisi, kita selenggarakan pada 17 – 18 Juli,” ungkap Theo yang juga menjadi penyelenggara kejuaraan surfing pada Festival Lakey 2025.
Kelas Open Divisi, lanjut Theo, menjadi kelas umum. Kelas ini akan diikuti juga oleh wisatawan mancanegara dan professional. Dibukanya turnamen untuk wisman, membuat para wisman yang berkunjung ke Lakey kini mempertahankan waktu kunjungnya. Wisman juga dilibatkan menjadi juri pada lomba memasak masakan tradisional Dompu.
“Ini yang menjadikan pelaksanaan Festival Lakey tahun 2025 berskala internasional, karena ada keterlibatan wisatawan mancanegara sebagai peserta,” jelas pemilik Balumba Hotel ini.
Untuk ketersediaan kamar hotel di Kawasan wisata Lakey saat ini mencapai 500an kamar. Harga sewanya juga masih standar dan siap menampung tamu yang berkunjung selama Festivsal Lakey. “Bahkan dengan ketersediaan kamar yang ada, Lakey sudah layak menjadi tuan rumah PON 2028 untuk selancar ombak,” kata Theo yang juga pengurus PSOI NTB ini. (IC02)











