DOMPU, INSANCHANNEL.COM – PT Sukses Mantap Sejahtera (SMS) yang memproduksi gula Tambora di wilayah Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu, NTB memastikan tetap melakukan produksi gula kristal putih. Hanya saja saat ini, produksi gula sedang memasuki masa tutup giling atau off season, sesuai masa panen tanaman tebu.
Muhammad Haryanto, SS., Media & External Relations Manager PT SMS yang dikonfirmasi, Kamis (7/12/2023) mengungkapkan, masa penggilingan tahun 2023 yang ditutup Oktober lalu berhasil memproduksi 16.868 ton gula kristal putih dari tebu perusahaan maupun tebu petani mitra. “Angka produksi ini sangat jauh dari target yang telah ditentukan,” ungkapnya.
Kegagalan pencapaian target produksi gula disebabkan salah satunya kegagalan panen tebu perusahaan akibat kemarau panjang, dan gangguan ternak sapi yang dilepas liar di wilayah savana gunung Tambora. Akibat serangan sapi ini, perusahaan menklaim sekitar 120 ribu Ton tebu atau sebanyak 8.400 ton gula kristal putih. “Sehingga perusahaan kehilangan potensi pendapatan sekitar Rp.113,4 M, belum termasuk biaya penanaman dan perawatan atas area yang terserang sapi menjadi sia – sia,” ungkapnya.
Haryanto berharap, masalah yang dihadapi perusahaan ini juga mendapat perhatian serius dari pemerintah untuk menjaga investasi yang telah berjalan dan memberi multiplier effect bagi masyarakat sekitar Kecamatan Pekat dan Kabupaten Dompu pada umumnya. “Kita berharap Pemerintah, baik pemerintah kabupaten maupun pemerintah provinsi dapat lebih serius dan sungguh sungguh memberi perhatian guna menjaga investasi yang telah berjalan,” harapnya.
Selain itu, PT SMS juga akan terus berupaya mengajak petani sekitar untuk bermintra sehingga luas area perkebunan mitra terus bertambah dan akhirnya pasokan bahan baku ke pabrik bertambah. Begitu juga dengan lahan di HGU untuk dapat dimaksimalkan sebagai area tanaman tebu. Sehingga fasilitas produksi PT SMS dapat terutilisasi secara optimal. (02ic)











