DOMPU, INSANCHANNEL.COM – Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional tahun 2024, PT Sumbawa Timur Mining (STM) mengadakan beberapa kegiatan, salah satunya Safety Goes to School. Kegiatan sosialisasi keselamatan bekerja difokuskan pada keamanan dalam berkendara, dan bahaya NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya) bagi masa depan generasi muda.
Kegiatan Safety Goes to School dilaksanakan di SMKN 1 Hu’u pada Selasa (23/1/2024) kemarin. Kepala Teknik Tambang (KTT) STM, Yan Fuadi ikut hadir memberikan motivasi kepada para siswa SMKN 1 Hu’u dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja dengan budaya K3.

Dikatakan Yan Fuadi, generasi muda saat ini menjadi penerus pembangunan di masa depan. Proyek Hu’u yang sedang dikembangkan STM, tidak mungkin akan terus dikelola generasi yang bekerja saat ini. Pasti akan ada regenerasi, sehingga generasi muda saat ini dituntut untuk mempersiapkan diri.
Setidaknya ada 3 hal yang harus dimiliki seseorang dalam bekerja, sehingga bisa lolos dan sukses dimanapun tempat kerjanya. Yaitu memiliki kompetensi, memiliki attitude, dan memiliki kesehatan yang baik”. STM ini memiliki prospek untuk berkembang kedepan. Tidak mungkin kami – kami ini yang akan terus bekerja. Karena usia, kami pasti akan pensiun juga. Jadi adik – adik generasi muda saat inilah yang akan menggantikan kita. Maka persiapkan diri dengan kompetensi yang dibutuhkan, attitude yang baik, dan menjaga kesehatan dari sekarang,” ajaknya.

STM dalam kegiatannya di Hu’u, selalu memperhatikan budaya setempat. Slogan ‘Wati si Aman Aina Karawi’ (Jika tidak aman, jangan bekerja) diambil dari bahasa mbojo, menjadi komitmen perusahaan dalam menjaga investasi yang mengedepankan keselamatan dan kesehatan bagi pekerjanya. Perusahaan juga berkomitmen dalam peningkatan sumber daya manusia (SDM) masyarakat sekitar. Itu diwujudkan dengan berbagai Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang dijalankan selama ini.
Kegiatan Safety Goes to School di SMKN 1 Hu’u juga diisi dengan pemaparan soal keselamatan dalam berkendaraan oleh Abdul Farid selaku HSR Officer STM dan putra asli Adu Kecamatan Hu’u. Bahaya NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya) bagi masa depan generasi muda disampaikan oleh dr Teuku Muhammad Lizar dari ISOS, kontraktor mitra STM bidang layanan kesehatan.

Pemaparan kedua narasumber ini disambut antusias para siswa. Pemaparan dengan pola interaktif membuat para siswa banyak bertanya dan menanggapi pertanyaan yang disampaikan para narasumber.
Sementara Wakil KepalaSMKN 1 Hu’u bidang kurikulum, Lili Asmawati, SP dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada STM yang menjadikan SMKN 1 Hu’u sebagai tempat pelaksanaan kegiatan Safety Goes to School STM dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional tahun 2024. Kegiatan ini tentu akan sangat bermanfaat bagi para siswa dalam menyiapkan diri menghadapi dunia kerja kedepan. Sehingga anak – anak tidak hanya menuntut kerja pada masanya, tapi juga harus memiliki kompetensi untuk bisa diterima. “Informasi dan edukasi seperti ini diharapkan dapat dipahami anak – anak, sehingga bisa menyiapkan diri dari sekarang untuk masa depan yang lebih baik,” harap Lili.
Urtiati, siswi kelas XII kompetensi keahlian perhotelan SMKN 1 Hu’u salah seorang peserta kegiatan Safety Goes to School STM mengaku bangga dan berterimakasih dapat mengikuti kegiatan yang diselenggarakan STM. Karena ada banyak informasi dan ilmu pengetahuan yang didapat. Mulai dari berkendaraan dengan aman, bahaya Napza dan cara mencegahnya, hingga kiat – kiat dalam menghadapi dunia kerja. “Kami bisa menyiapkan diri dari sekarang dan bisa menjadi tenaga kerja terampil di masa depan,” katanya. (02ic)











