DOMPU, INSANCHANNNEL.COM – Untuk memberangus praktek rentenir di tengah masyarakat PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Nusa Tenggara Barat (NTB) Syariah Cabang Dompu menawarkan program Mawas Mas (Melawan rentenir berbasis masjid) tanpa jaminan. Dan program ini sudah berjalan di pulau Lombok dan Kab. Sumbawa.
“Untuk Dompu akan diawali dengan memberikan pelatihan kepada pengurus-pengurus masjid di daerah ini,” ungkap H. Abidin, S.Sos, Branch Manajer PT. Bank NTB Syariah Cabang Dompu kepada insanchannel.com di sela-sela acara I’tikaf Ramadhan, Sabtu (23/4/2022) di Masjid Agung Baiturrahman Dompu.

Demikian juga ketika ditanya seputar solusi yang ditawarkan kepada masyarakat di daerah ini agar tidak memanfaatkan ribawi. “Kita berikan pemaham tentang perbedaan bank syariah dan konvensional,” ungkapnya seraya menjelaskan, bank syariah adalah bank melaksanakan kegiatan usaha berdasarkan prinsip-prinsip syariah yaitu aturan perjanjian berdasarkan hukum Islam antar bank dan pihak lain untuk penyimpanan dana atau pembiayaan sesuai dengan syariah.
Sedangkan bank konvensional lanjutnya, adalah bank yang melakukan kegiatan usaha secara konvensional yang dalam kegiatan memberikan jasa dalam lalulintas pembayaran berdasarkan metode penetapan bunga dan biaya-biaya dalam nominal tertentu sebagaimana yang ada dalam kegiatan usaha pada umumnya. “Kita berharap Bank NTB Syariah menjadi bank umum syariah yang amanah, terkemuka dan menjadi pilihan masyarakat,” ujar pria yang memimpin sekitar 85 orang karyawan dan karyawan di KC dan KCP ini.
Pimpinan Bank NTB Syariah cabang Dompu ini juga berkomitmen mensukseskan program jara pasaka yang menjadi program unggulan Bupati Dompu, Kader Jaelani dan Wakil Bupati, H. Syahrul Parsan. “Bank NTB Syariah memiliki program dalam mensejahterahkan masyarakat dengan produk tunas sejahtera dengan pembayaran setiap bulan atau greesperiod,” ujarnya sembari menjelaskan, produk tunas iB Amanah ada dua jenis motode pembayaran yakni angsuran pembayaran perbulan dan gressperiode dan dibayar periode hasil seperti contoh untuk pembiayaan jagung.
Menjawab pertanyaan seputar i’tikaf yang saat ini digelar di Masjid Agung Baiturrahman Dompu, H. Abidin mengatakan, itikaf ini melibatkan unsur direksi dan pimpinan serta segenap staf ihwan PT.Bank NTB Syariah dalam rangka untuk memperkuat iman taqwa untuk meraih ridho ilahi. “Misinya adalah meningkatkan ibadah bukan hanya simbol syariah saja, tapi kita mengaktulisasikan dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam bulan suci Ramdhan,” paparnya.

Pimpinan Bank NTB Syariah Cabang Dompu ini juga mengakui, kegiatan i’tikaf ini digelar selama tiga hari yakni dari hari Jum’at hingga Ahad dan diadakan serentak di seluruh Kantor Cabang Bank NTB Syariah. “Untuk Dompu yang ikut i’tikaf sebanyak 48 orang,” tuturnya seraya mengakui, dengan itikaf ini menjadi wahana untuk instrospeksi diri dan muhasabah agar nantinya menjadi pribadi yang lebih baik lagi. (nas)










