ADVERTISEMENT
Selasa, 26 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Peraturan Perusahaan
  • Kontak Kami
Insan Channel
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Pendidikan
  • Agama
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Sosial dan Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Pendidikan
  • Agama
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Sosial dan Budaya
No Result
View All Result
Insan Channel
No Result
View All Result
Home Agama

Jamaah Haji Lakukan Gerakan Minum Tidak Tunggu Haus

Perjalanan Haji 1443 H (2)

admin@insanchannel.com by admin@insanchannel.com
30 Juni 2022
in Agama
0
Jamaah Haji Lakukan Gerakan Minum Tidak Tunggu Haus

Dokter Nurhasanah saat memeriksa kondisi salah jamaah haji

Bagikan di WahtsAppBagikan di Facebook

RelatedPosts

Jelang Armuzna, Mahdalena Puji Jamaah Haji Bima

Kepala Kemenag Dompu Hadiri Rapat Persiapan Idul Adha 1447 Hijriah di Setda

Kepala Kemenag Dompu Hadiri Penyaluran Bantuan untuk Fakir, Miskin, Guru Ngaji dan Marbot se-Kecamatan Dompu

MAKKAH, INSANCHANNEL.COM – Cuaca panas yang melanda Makkah dengan suhu diatas 43° celcius tidak menyurutkan semangat jamaah haji untuk melaksanakan aktifitas ibadah di Masjidil Haram. Dan untuk menghindari terjadinya dehidrasi atau dampak lain dari cuaca panas ini, pihak petugas kesehatan haji melakukan berbagai terobosan dalam memberikan edukasi kepada jamaahnya termasuk melakukan gerakan minum bersama.

Dr. Mukhlis Bin Idris Djauhar usai melaksanakan umrah wajibnya

“Suhu sangat panas di Makkah berkisar 40 sd 43° celcius  maka kita sangat mudah dehidrasi. Untuk itu kita harus sering minum meski tidak haus,” ungkap Dr. Mukhlis Djauhar, salah seorang Jamaah Kloter 01 LOP (NTB) ketika dihubungi insanchannel.com melalui telpon celulernya, Rabu (29/6/2022) di Makkah.

Dengan kondisi cuaca seperti itu lanjutnya, petugas haji selalu ingatkan jamaah agar tidak memforsir tenaga mengejar fadilah ibadah sebelum haji. Disarankan katanya, shalat dzuhur dan asar cukup di hotel karena di Masjidil Haram panas dan crowded. Untuk makan minum tambahnya, sangat terjamin 3x sehari dengan menu sehat, demikian juga pemondokan sangat dekat yakni di kawasan Mahbasjin dengan shuttlebus yang beroperasi 24 jam non stop. “Alhamdulillah… Syukur alhamdulillah,” ungkap dosen tetap UIN Mataram ini.

Salah seorang putra TGH. Idris Djauhar Bima ini mengakui, aktifitas saat ini ia lakoni selain shalat juga mengaji dengan mengejar target khataman Al-Qur’an di tanah Haram yang selebihnya istirahat persiapan untuk haji, dan sedikit jalan-jalan serta belanja oleh-oleh seadanya. Ia juga mengakui layanan untuk jamaah haji sangat memuaskan. “Layanan menurut saya sangat memuaskan dan nyaman. Tinggal jamaahnya saja yang perlu belajar beradaptasi,” jujurnya pria kelahiran Bima yang berangkat haji bersama istrinya ini.

Dr. Mukhlis bersama istri saat santai

Sementara itu salah seorang Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), dr. Nurhasanah HM. Zain Insan secara terpisah di Makkah mengakui, adanya edukasi terkait gerakan minum bersama. “Ini edukasi untuk membiasakan minum dengan slogan; Tidak Tunggu Haus,” ujarnya. Dokter Nurhasanah juga menjelaskan tentang klasifikasi kesehatan jamaah yang saat ini jika dilihat dari umur dan penyakit bawaan cukup banyak yang risti (resiko tinggi). “Kami berusaha untuk tetap memantau dengan mengecek tekanan darah, cek gula darah bagi yang kencing manis dan yang kesulitan berjalan sudah kami antisipasi dengan menganjurkan untuk membawa kursi roda,” papar dokter yang bertugas di RSUD Dompu ini.

Nurhasanah juga mengakui, tidak ada kendala yang berarti dalam pelaksanaan tuagsnya melayani para jamaah. “Sebisa mungkin kami petugas berusaha untuk respon cepat bila ada yang menghubungi kami untuk datang periksa ke kamar jama’ah,” paparnya seraya menambahkan, pihaknya secara intensif terus mengunjungi kamar-kamar jema’ah untuk memeriksa tekanan darah dan menanyakan apakah ada keluhan atau tidak yang berkaitan dengan kesehatannya.

Ketika ditanya bagaimana kondisi jamaah jelang pelaksanaan puncak haji atau wukuf di Arafah saat ini?. “Alhamdulillah mereka tetap bersemangat untuk sholat di Masjdiil Haram dan mengunjungi tempat-tempat bersejarah, hanya beberapa yang mengeluhkan batuk, pilek, panas, karena mungkin pengaruh kondisi lingkungan,” jujurnya dokter yang bertugas di kloter 03 LOP yang merupakan gabungan jamaah asal Dompu, Lombok Timur dan Kabupaten Lombok Utara ini.

Edukasi gerakan minum bersama oleh TKHI, dr. Nurhasanah

Nurhasanah juga tidak mampu menyembunyikan rasa haru dan bersyukur bisa melihat Ka’bah secara langsung saat bertugas sebagai Tim Kesehatan Haji Indonesia. “Dan kami berusaha mementingkan bagaimana melayani jama’ah semampu kami,” tuturnya sembari mengatakan, hari pertama tiba di Mekkah langsung dapat kesempatan untuk melakukan umrah wajib. Kendati dirinya sering diajak untuk umrah sunnah oleh jama’ah haji dan berziarah ke tempat bersejarah. “Tapi saya tidak ikut, tidak selalu pergi sholat ke Masjidil Haram karena stand by di hotel untuk jaga-jaga ada jama’ah yang membutuhkan penanganan cepat di hotel,” jujurnya.

Ia juga berharap agar semua jama’ah selalu sehat, dan terkontrol serta dimudahkan dalam beribadah terutama waktu ARMUZNA (Arafah Muzdalifah dan Mina) dan pulang kembali ke tanah air tanpa kurang suatu apapun. “Dan khusus untuk jama’ah kami yang tertinggal semoga dengan niatnya untuk menunaikan ibadah haji tetap mendapatkan balasan pahala yang terbaik dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala, dan mendapatkan ampunan, serta semoga diberikan kesempatan tahun depan dengan keadaan yang lebih baik,” harapnya. (nas)

Previous Post

SDN 12 Huu Buat Pupuk Cair Dari Limbah

Next Post

Jamaah Haji Dompu Siap Menuju Arafah

admin@insanchannel.com

admin@insanchannel.com

Related Posts

Jelang Armuzna, Mahdalena Puji Jamaah Haji Bima
Agama

Jelang Armuzna, Mahdalena Puji Jamaah Haji Bima

25 Mei 2026
Kepala Kemenag Dompu Hadiri Rapat Persiapan Idul Adha 1447 Hijriah di Setda
Agama

Kepala Kemenag Dompu Hadiri Rapat Persiapan Idul Adha 1447 Hijriah di Setda

20 Mei 2026
Kepala Kemenag Dompu Hadiri Penyaluran Bantuan untuk Fakir, Miskin, Guru Ngaji dan Marbot se-Kecamatan Dompu
Agama

Kepala Kemenag Dompu Hadiri Penyaluran Bantuan untuk Fakir, Miskin, Guru Ngaji dan Marbot se-Kecamatan Dompu

19 Mei 2026
Wanita Di Kloter, Hadirkan Kedekatan Emosional Bagi Jamaah
Agama

Wanita Di Kloter, Hadirkan Kedekatan Emosional Bagi Jamaah

14 Mei 2026
Mahdalena ; Nusuk dan Distribusi Jamaah Haji Clear. Kloter 11 LOP, Sebagian Besar Jamaah Sehat
Agama

Mahdalena ; Nusuk dan Distribusi Jamaah Haji Clear. Kloter 11 LOP, Sebagian Besar Jamaah Sehat

12 Mei 2026
Tangis Haru Melepas Keberangkatan Enam JCH Kloter 15 Asal Dompu
Agama

Tangis Haru Melepas Keberangkatan Enam JCH Kloter 15 Asal Dompu

8 Mei 2026
Next Post
Jamaah Haji Dompu Siap Menuju Arafah

Jamaah Haji Dompu Siap Menuju Arafah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Bank NTB Syariah Perkuat Literasi Keuangan Syariah dan Dorong Peningkatan Inklusi Keuangan di Kota Bima

Bank NTB Syariah Perkuat Literasi Keuangan Syariah dan Dorong Peningkatan Inklusi Keuangan di Kota Bima

25 Mei 2026
Bank NTB Syariah Tegaskan Layanan Pembiayaan Dilaksanakan Sesuai Ketentuan yang Berlaku

Bank NTB Syariah Tegaskan Layanan Pembiayaan Dilaksanakan Sesuai Ketentuan yang Berlaku

25 Mei 2026
Jelang Armuzna, Mahdalena Puji Jamaah Haji Bima

Jelang Armuzna, Mahdalena Puji Jamaah Haji Bima

25 Mei 2026
Iklim Investasi Positif, The Mandalika Percepat Pengembangan Kawasan dan Pariwisata

Iklim Investasi Positif, The Mandalika Percepat Pengembangan Kawasan dan Pariwisata

24 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Peraturan Perusahaan
  • Kontak Kami

© 2021 - insanchannel.com - Developed by Tokoweb.co

  • Home
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Pendidikan
  • Agama
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Sosial dan Budaya