DOMPU, INSANCHANNEL.COM – Komite Olahraga Nasional (KONI) Kabupaten Dompu menggelar rapat koordinasi dan konsultasi dengan pengurus Cabang Olahraga (Cabor) se Kabupaten Dompu. Rapat ini dimanfaatkan KONI Dompu untuk mendapatkan persetujuan Cabor terkait pengalokasian anggaran 2026 dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB XII tahun 2026.
Berdasarkan rancangan APBD Kabupaten Dompu tahun 2026 yang telah disepakati Bersama antara DPRD Kabupaten Dompu dengan Bupati Dompu pada Paripurna Dewan, 28 November 2026 lalu, KONI Kabupaten Dompu mendapat alokasi anggaran Rp.2 M. Sementara pada 2026, akan ada multi event Porprov NTB XII sebagai persiapan tuan rumah bersama pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Dalam perencanaan KONI Dompu untuk kebutuhan Porprov tahun 2026 sebesar Rp.8 M dengan jumlah kontingen 802 orang dari 41 Cabor. Dengan alokasi Rp.2 M, hanya bisa memberangkatkan 277 orang atlit dan 50 orang pelatih bersama manajer tim. Sehingga akan ada sejumlah Cabor dan atlit serta pelatih tidak bisa dibiayai pada ajang Porprov 2026.
KONI Kabupaten Dompu pun mengajak para pengurus Cabor untuk memusyawarahkan pengalokasian anggaran ini, sehingga keterlibatan Kabupaten Dompu pada ajang Porprov NTB tetap dilakukan dengan prestasi yang maksimal.
“Kalau mau menambah jumlah yang ikut, konsekwensinya akan ada pengurangan pembiayaan pada pos lain. Kita merencanakan dengan alokasi anggaran yang ada saat ini,” kata Ketua Umum KONI Kabupaten Dompu, Asrullah, ST pada rapat koordinasi dan konsultasi dengan pengurus Cabang Olahraga (Cabor) se Kabupaten Dompu di aula Dinas Dikpora Kabupaten Dompu, Sabtu (6/12/2025).
Asrul Riadi, S.Pd., kepala bidang Olahraga Dinas Dikpora Kabupaten Dompu yang mewakili Kepala Dinas Dikpora pada kegiatan ini menyampaikan, keterbatasan anggaran ini tidak lepas dari kondisi keuangan yang terbatas. Pemangkasan dana transfer pusat ke daerah dan desa (TKDD) tahun 2026 dibandingkan tahun 2025 untuk Kabupaten Dompu sebesar Rp.199 M. Kondisi ini tidak hanya dialami Kabupaten Dompu, tapi semua daerah se Indonesia.
“Kami optimis, keterbukaan KONI dalam membuat perencanaan dan penganggaran membuat para pengurus Cabor dapat memaklumi. Kami juga yakin, anggaran yang terbatas ini, tidak akan membuat para atlit dan cabor kendor dalam berlatih serta meraih prestasi,” ungkapnya.
Dalam sesi diskusi dan tanya jawab, pengurus cabor mengungkapkan harapan agar Dompu bisa memaksimalkan event Porprov 2026. Mulai dari persiapan hingga pelaksanaan yang direncanakan Juli 2026 mendatang. Sehingga para cabor yang sempat kecewa, dapat memaklumi dan siap memperjuangkan penambahan anggaran di DPRD Kabupaten Dompu.
Hasil rapat ini juga menyepakati penambahan jumlah atlit dari rencana KONI Dompu hanya akan diikuti 277 orang, menjadi 508 orang atlit dan 50 orang pelatih sekaligus manajer tim. Penambahan ini berdampak pada pengurangan beberapa pembiayaan untuk kebutuhan pelaksanaan Porprov, termasuk kelengkapan kontingen dan lainnya.
“Untuk penentuan atlit dengan nomor pertandingan, KONI melalui Waka Binpres akan mengundang khusus masing – masing ketua cabor membahasnya secara rinci. Karena yang paham dan tau kondisi atlit, itu ada di cabor masing – masing,” ungkap Asrullah. (IC02)











