DOMPU, INSANCHANNEL.COM – Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE berharap banyak kehadiran PT Sumbawa Timur Mining (STM) yang mengelola Sumber Daya Alam (SDA) di wilayah Kabupaten Dompu sebagai penggerak ekonomi dan pembangunan di daerah.
Harapan itu disampaikan Bupati pada kegiatan penyampaian perkembangan Proyek Hu’u yang dikembangkan PT STM untuk mengelola pertambangan mineral di wilayah Hu’u Kabupaten Dompu di ruang rapat Bupati, Senin (13/4) sore.
Dikatakan Bupati Dompu, ditengah efisiensi akibat pengurangan dana transfer oleh Pemerintah Pusat ke daerah dan kondisi fiscal daerah yang terbatas Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang minim, mustahil bisa maksimal membangun daerah.
Hadirnya STM untuk mengelola Sumber Daya Alam (SDA) merupakan solusi penggerak ekonomi, peningkatan PAD dari pajak serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
Pemda Dompu berkomitmen untuk memfasilitasi segala yang dibutuhkan STM untuk kemajuan investasi selama itu menjadi kewenangan daerah. Ia pun mengajak masyarakat untuk mensupport setiap aktifitas proyek ini.
Pada kegiatan berbagai informasi perkembangan Proyek Hu’u oleh manajemen STM, hadir sejumlah pejabat lingkup pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Dompu. Hadir juga perwakilan Dandim 1614/Dompu, Polres Dompu, Kejaksaan Negeri Dompu, Komisi II DPRD Dompu dan Camat se Kabupaten Dompu.
Bupati Dompu, Bambang Firdaus menyampaikan sharing informasi ini agar Pemda mengetahui kondisi terkini aktivitas dan rencana kerja STM dalam mengembangkan Proyek Hu’u. “Informasi ini menjadi sangat penting, agar kami Pemda bisa menjawab pertanyaan, sekaligus menepis miss informasi yang tengah beredar ditengah Masyarakat,” ujarnya.
Ia pun meminta pertemuan menyampaikan perkembangan aktivitas Proyek Hu’u ini bisa diagendakan rutin setiap 3 bulan agar penyampaian aktifiitas pertambangan terus berlanjut dan tidak terputus. “Hal ini dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban perusahan kepada Pemerintah Daerah dan Masyarakat,” ingatnya.
Sementara itu Yan Fuadi selaku Kepala Teknik Tambang (KTT) STM memaparkan mengenai profil proyek Hu’u dan kegiatan operasionalnya. PT STM yang berdiri pada 13 Februari 1998 merupakan kolaborasi Eastern Star Resources Pty Ltd (80 %) dan PT Aneka Tambang Tbk/Antam (20 %).
STM mengelola Proyek Hu’u untuk kegiatan eksplorasi mineral deposit tembaga dan ikutannya. Di wilayah kerja STM, juga terdapat potensi panas bumi yang izinnya diberikan negara kepada PT Sumbawa Timur Geothermal (STG) untuk mengembangkan sebagai tenaga listrik.
Saat ini STM memasuki tahap studi kelayakan dan ditargetkan memasuki tahap produksi pada tahun 2030 hingga 2032. “STM mengutamakan standar lingkungan ketat, keselamatan kerja, kolaborasi komunitas, serta studi kelayakan berbasis teknologi untuk memastikan operasi yang aman, bertanggung jawab, dan patuh regulasi,” ungkapnya.
Selain materi Profil proyek dan kegiatan operasional, pihak manajemen PT. STM juga membawakan materi landasan umum dan perizinan tambang, kondisi sosial di wilayah operasional dan pembaharuan program pemberdayaan masyarakat. (IC02)










