DOMPU, INSANCHANNEL.COM – Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu menggelar pertemuan dengan perbankan penyalur program Kredit Usaha Rakyat (KUR) bidang pertanian. Pada tahun 2021, realisasi KUR ini mencapai Rp.237,304 M dan BRI menjadi bank penyalur KUR terbesar yaitu Rp.221,422 M.

Pertemuan evaluasi KUR bidang Pertanian dan sosialisasi program KUR offtaker jagung terintegrasi ini dipimpin langsung Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu, Muhammad Syahroni, SP, MM di aula kantor Dinas Pertanian dan Perkebunan Dompu, Jumat (25/6/2022). Pertemuan ini juga dihadiri perwakilan dari Bank BRI, Bank BNI, dan Bank Mandiri selaku penyalur KUR pertanian di Dompu.
Muhammad Syahroni menyampaikan, program KUR Pertanian ini cukup membantu para petani yang memiliki usaha produktif dan layak secara ekonomis, tapi terkendala agunan yang mencukupi untuk mendapatkan modal di bank. Sehingga pemerintah mendorong pihak perbankan untuk menyiapkan dana yang dijamin pemerintah.
Dikatakan Syahroni, persoalan modal bagi petani dalam melakukan usaha budidaya pertanian masih menjadi kendala dalam proses produksi. Sehingga pihaknya mengumpulkan pihak terkait untuk melakukan evaluasi terkait KUR bidang pertanian dan mensosialisasikan program KUR offtaker jagung teringrasi bersama pihak Kementan RI dan perbankan Dompu.
Dari hasil evaluasi KUR di kabupaten Dompu, terus meningkat. Ini terlihat dari realisasi 3 bank penyedia KUR, yaitu PT. Bank BRI sebanyak 221,422 M, PT. Bank BNI 46 sebanyak Rp.12,073 M, dan PT. Bank Mandiri sebanyak Rp.3,808 M pada tahun 2021.

“Tingginya realisasi penyaluran KUR sektor pertanian ini tidak terlepas dari inovasi dan kebijakan KUR sektor pertanian seperti meningkatkan KUR tanpa agunan tambahan. Kemudian pemberian fasilitas KUR khusus untuk kelompok (cluster) komoditas pertanian dan komoditas produktif lainnya dengan perusahaan mitra sebagai bapak angkat (offtaker),” ungkap Syahroni.
Offtaker atau penjamin komoditas hasil pertanian kelompok tani yang menghubungkan komoditas pertanian ke pasar lebih besar. Pada pertemuan di Distanbun, jumat kemarin juga dilakukan sosialisasi calon offtaker yaitu dari PT. Suaka Bumi yang hadir bersama pihak Kementerian Pertanian.
Hadir langsung pimpinan PT Suaka Bumi dan Hasyim dari Kementan RI. Sementara peserta pertemuan selain perwakilan bank penyalur KUR, juga tanpak hadir para kepala UPTD Pertanian, koordinator BPP, pengurus KTNA, dan perwakilan ketua kelompok tani. (vin/*)
(Kerjasama Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu dengan insanchannel.com)











