DOMPU, INSANCHANNEL.COM – Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Dompu mulai mengembangkan porang di daerah dan luas tanaman porang kini mencapai 369 ha. Potensi lahan untuk pengembangan porang di Kabupaten Dompu masih cukup luas. Kehadiran pabrik pengolahan porang di Sekotong Lombok Barang memberi angin segar bagi kepastian pasar porang di NTB, termasuk Kabupaten Dompu.
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu, Muhammad Syahroni, SP, MM di Dompu, Kamis (27/7/2023) kemarin menyambut positif peresmian pabrik porang di Sekotong Lombok Barat. Keberadaan pabrik ini memberi angin segar bagi petani porang di NTB, termasuk Kabupaten Dompu terkait kepastian pasarnya. “Kehadiran pabrik pengolahan porang ini cukup baik bagi pengembangan porang kedepan. Kabupaten Dompu siap mensuport bahan baku porangnya,” kata Syahroni.

Untuk itu, Muhammad Syahroni mengatakan, pihaknya akan segera menindak lanjuti peluang ini dengan melakukan penjajakan dalam rangka memberi kepastian pasar dan pengembangan porang di Kabupaten Dompu. Terlebih porang merupakan salah satu komoditi unggulan pemerintahan H Kader Jaelani – H Syahrul Parsan, ST, MT (AKJ Syah) untuk mewujudkan Dompu Mandiri, Sejahtera, Unggul, dan Religius (Mashur). “Insyaallah dalam waktu segera akan kami tindak lanjuti peluang ini,” katanya.
Pengembangan porang di Dompu, lanjut Muhammad Syahroni, juga dikerjasamakan dengan Universitas Mataram (Unram). Karena porang ini masih dinilai baru oleh petani di Dompu, sehingga butuh pendampingandalam pengembangannya. Kendati demikian, porang cukup prospek untuk dikembangkan dan memberikan kesejahteraan bagi petani.
Pada Rabu (26/7/2023), Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah meresmikan pabrik pengolahan porang rezka Nayatama di Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat, NTB. Pabrik porang pertama di Indonesia ini dapat memproduksi tepung glukomanan dengan kadar hingga 90 porsen dan mampu menyerap 483 ton umbi porang setiap bulan untuk diproduksi. (vin/*)











