DOMPU, INSANCHANNEL.COM – Pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memuji keberhasilan Kabupaten Dompu yang telah berhasil dalam program sanitasi dengan telah tercapainya deklarasi STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) khususnya pilar 1, 2, dan 3.

“Terimakasih Pak Bupati beserta Jajarannya yang telah bekerja keras untuk mencapi tahap ini sehingga dapat menyelenggarakan STBM 3 Pilar,” Pungkas Dr. Nurhandini Eka Dewi, Sp. A., MPH, Asisten Administrasi Umum Pemprop. NTB pada acara Deklarasi 3 Pilar STBM Kabupaten Dompu di Gedung Samakai, Rabu, (21/9/2022)
Nurhandini yang hadir mewakili Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc. pada acara deklarasi STBM ini lebih lanjut mengatakan, program STBM merupakan pendekatan untuk mengubah perilaku higienis dan saniter melalui pemberdayaan masyarakat dengan cara pemicuan. “STBM bertujuan dalam upaya percepatan peningkatan akses terhadap sanitasi dengan mewujudkan perilaku masyarakat yang higienis dan saniter secara mandiri dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya,” ujar Nurhandini seraya berharap angka stunting di Kabupaten Dompu bisa turun 2 atau 3 digit dari angka yang sudah dicapai saat ini.

Sementara itu Bupati Dompu H. Kader Jaelani pada kesempatan yang sama mengungkapkan,
STBM merupakan model pendekatan untuk merubah perilaku dalam membangun sanitasi yang bertujuan merubah perilaku masyarakat yang hegienes dan saniter dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.
Pelaksanaan STBM di Kabupaten Dompu ini katanya, merupakan tindak lanhjut atas penetapan kabupaten Dompu oleh tim verifikator Propnsi NTB sebagai kabupaten terverifikasi pilar 1, 2 dan 3 beberapa waktu lalu. “Dan capaian pilar 1, 2 dan 3 yaitu berada pada masing-masing angka 100 persen,” kata Bupati seraya mengatakan, pilar ke 4 dan 5 masing-masing berada pada angka 80 persen.
Untuk itu orang nomor satu di Dompu ini berharap, pelaksanaan deklarasi STBM ini bukan merupakan akhir dari perjuangan pemerintah melawan ancaman penyakit berbasis lingkungan. “Tapi kegiatan ini merupakan gerakan awal atas semangat kita guna menghantarkan masyarakat kabupaten Dompu secara sadar akan hidup lebih bersih dan sehat,” ujarnya.
Lima pilar STBM katanya, meliputi stop buang besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelola air minum dan makanan rumah tangga yang aman, pengamanan sampah rumah tangga dengan benar, pengamanan limbah cair rumah tangga dengan aman sebagai bentuk komitmen pemerintah kab. Dompu dalam rangka kebijakan deklarasi STBM.
Kader Jaelani juga mengakui, keberhasilan program STBM ini tidak saja merupakan hasil dari kerja pemerintah saja tapi juga partisipasi dan peran aktif masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda yang saling bersinergi dalam membangun pemahaman masyarakat untuk hidup bersih. “Untuk itu saya sampaikan terima kasih kepada Pokja AMPL kab. Dompu, Camat se-Kab. Dompu, Kepala desa se-kab. Dompu, Puskesmas se-kab. Dompu,” ucapnya seraya mengatakan, mendukung penuh keberlanjutan STBM baik dari segi regulasi maupun pandanaan, untuk menuntaskan pilar 4 dan pilar 5 yang ditargetkan tahun 2023 dengan gerakan “Santabe” (Sanitasi Tanggung Jawab Bersama) dan Dompu “Berjasa” (Bersih, Hijau dan Sehat). (nas)
(nas)











