DOMPU, INSANCHANNEL.COM – Kekhawatiran akan ketersediaan pasokan pangan sebagai dampak dari kemarau panjang di Kabupaten Dompu dipastikan tidak akan terjadi. Hingga pertengahan November 2023, realisasi tanam padi di Dompu melebih seribu ha. Padi ini diperkirakan sudah mulai dipanen pada awal Februari 2024, sehingga bisa memenuhi kebutuhan pasokan pangan warga.
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu, Muhammad Syahroni, SP, MM mengakui secara produksi, pasokan pangan di Dompu mengalami surplus dan tidak ada yang dikhawatirkan. Hingga awal Desember 2023 ini, realisasi tanam komoditi padi sudah cukup luas. Karena hujan yang diperkirakan mulai turun pertengahan Desember 2023, justru di November sudah tinggi intensitasnya. “Ini yang dimanfaatkan petani dengan menanam padi lebih cepat,” katanya.

Dinas Pertanian dan Perkebunan, lanjut Syahroni, tetap melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap petani melalui tenaga penyuluh yang ada. Sehingga petani benar – benar merasaka manfaat dari keberadaan pemerintah. “Penyuluh kita sudah ingatkan untuk berada di lapangan, melakukan pendampingan pada petani. Di penyuluh juga sudah dibeli informasi perkiraan cuaca dari BMKG yang setiap waktu diinformasikan,” katanya.

Berdasarkan luas tanam komoditi pertanian untuk periode Oktober hingga 14 November 2023, komoditi padi yang tanam sebanyak 1.054 ha atau 3,60 persen dari luas tanam yang ditargetkan periode Oktober 2023 hingga Maret 2024 seluas 29.241 ha. Untuk komoditi jagung seluas tanam baru 319 ha atau 0,54 persen dari target seluas 59.549 ha.
Intensitas hujan yang relatif stabil pada Desember 2023 ini, diyakini akan mempercepat realisasi tanam bagi petani. Terlebih beberapa saluran irigasi yang sebelumnya dinormalisasi, kini sudah bisa dimanfaatkan kembali sebelum hujan mulai turun lalu. “Ini juga yang mempercepat realisasi tanam,” katanya. (02ic/*)











