ADVERTISEMENT
Minggu, 19 April 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Peraturan Perusahaan
  • Kontak Kami
Insan Channel
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Pendidikan
  • Agama
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Sosial dan Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Pendidikan
  • Agama
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Sosial dan Budaya
No Result
View All Result
Insan Channel
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Program Pertanian Organik PT STM Berhasil Tingkatkan Panen Petani Lokal

admin@insanchannel.com by admin@insanchannel.com
10 Maret 2025
in Ekonomi
0
Program Pertanian Organik PT STM Berhasil Tingkatkan Panen Petani Lokal

Muhtar, petani organik binaan STM asal Desa Cempi Jaya, Kecamatan Hu’u dengan tanaman sayur organiknya.

Bagikan di WahtsAppBagikan di Facebook

DOMPU, INSANCHANNEL.COM – Program pertanian organik PT Sumbawa Timur Mining (STM) tidak hanya berkontribusi terhadap pertanian ramah lingkungan berkelanjutan, tetapi juga berhasil meningkatkan hasil panen para petani binaannya. Sebagian petani mengaku hasil panennya meningkat sebesar 25—100 persen dengan kualitas produk yang lebih baik. Peningkatan ini tercapai setelah mereka mendapatkan pendampingan intensif dari STM berupa teknik budi daya secara organik, manajemen kelompok, hingga strategi pemasaran.

Pertanian organik adalah sistem budi daya tanaman yang berfokus pada penggunaan bahan alami tanpa bahan kimia sintetis seperti pupuk buatan, pestisida, hormon pertumbuhan, atau organisme hasil rekayasa genetika. Tujuan utama pertanian organik adalah menjaga keseimbangan ekosistem, meningkatkan kualitas tanah, serta menghasilkan produk yang sehat dan ramah lingkungan. Program pertanian organik STM berlangsung sejak tahun 2017 dan kini telah memiliki 96 anggota yang tersebar di 7 desa se-Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

RelatedPosts

Wujudkan Good Corporate Governance, STM Sampaikan Perkembangan Proyek Hu’u ke Forkopimda Dompu

Di Tengah Keterbatasan Fiskal, Bupati Dompu Berharap STM Bisa Gerakkan Ekonomi Daerah

Komisi III DPRD NTB Apresiasi Kinerja Bank NTB Syariah : “Kinerja Tumbuh, Fondasi Kuat”

Muhtar bersama istrinya ketika didampingi tim STM.

Salah satu petani binaan STM asal Desa Cempi Jaya, Muhtar, mengatakan bahwa pertanian organik membuat tanaman kacang panjangnya dapat dipanen lebih banyak dalam satu musim tanam. “Dengan pertanian organik ini saya bisa memanen kacang panjang hingga 15 kali, sedangkan metode pertanian sebelumnya yang menggunakan pupuk kimia hanya sebanyak 7 kali panen. Sekarang saya bisa mendapatkan keuntungan lebih banyak,” ucap Muhtar yang bertani di Dusun Sigi, Desa Cempi Jaya seperti rilis STM yang diterima media ini, Senin (10/3/2025).

Peningkatan hasil panen juga dialami oleh Yasin, petani padi organik yang berasal dari Dusun Daha Barat, Desa Daha. Bibit mentik susu yang ia tanam dan rawat secara organik mampu menghasilkan gabah lebih banyak. “Hasil dari pertanian sebelumnya hanya bisa mencapai 16 karung, sementara dengan pertanian organik ini meningkat menjadi 20 karung. Produksi yang lebih banyak ini telah meningkatkan keuntungan saya,” ucap Yasin.

Produk pertanian organik memiliki banyak peminat di Kecamatan Hu’u. Selain untuk dikonsumsi oleh penduduk lokal, produk ini juga digemari oleh wisatawan mancanegara. Astuti, petani binaan STM di Dusun Ncangga, Desa Hu’u, melihat peluang tersebut dan mengikuti program pertanian organik STM sejak tahun 2021. Ia menanam berbagai jenis sayur-mayur seperti seledri, selada, cabai, tomat, serta buah-buahan seperti pisang dan pepaya.

Menurut Astuti, wisatawan mancanegara lebih menyukai hasil pertanian organik karena lebih kaya nutrisi, bebas bahan kimia, dan ramah lingkungan. Mereka cenderung mencari restoran dengan bahan pangan yang berasal dari pertanian organik. “Alhamdulillah, kami dapat memenuhi kebutuhan sayur-mayur organik untuk restoran di Pantai Lakey dan sekitarnya. Sering kali para wisatawan mancanegara juga datang ke kebun kami untuk membeli sayur dan buah secara langsung,” ujar Astuti.

Kendati saat ini para petani binaan STM telah mampu menjalankan budi daya organik secara mandiri, perusahaan melalui tim Community Development senantiasa memberi dukungan agar para petani dapat mencapai hasil yang lebih baik. Misalnya, pada 26—27 Februari lalu, STM menyelenggarakan lokakarya pertanian organik yang berkolaborasi dengan Yayasan Aliksa Organik Indonesia. Kegiatan ini diikuti oleh 35 petani binaan STM dan menghasilkan rekomendasi program untuk pengembangan usaha pertanian organik ke depannya.

Tim Community Development STM, Vovia Witni, mengatakan perusahaan selalu berusaha menciptakan dampak nyata dari program yang telah berjalan selama 8 tahun ini. “Kami berkomunikasi secara aktif dengan para petani binaan, mendapatkan umpan balik mereka, dan terus melakukan perbaikan yang berkelanjutan dalam program pertanian organik. Kami berharap program ini memberi dampak nyata dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat,” ujarnya. Ia pun mengatakan bahwa tim Community Development STM terbuka untuk menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak.

Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Hu’u, Adi Nuryadin, mengapresiasi dukungan STM berupa program pertanian organik intensif bagi para petani lokal. Menurutnya, perubahan metode pertanian dari konvensional menjadi organik memberikan banyak manfaat, bukan hanya bagi para petani, tetapi juga bagi konsumen dan alam. Pertanian organik lebih sehat, menguntungkan, dan berkelanjutan karena ramah lingkungan.

Menurut Adi, sistem budi daya pertanian yang bergantung pada bahan kimia lama-kelamaan akan menurunkan hasil produksi, serta berpotensi membuat organisme pengganggu tanaman (OPT) berkembang lebih cepat. “Penggunaan bahan kimia berlebih dapat menyebabkan unsur hara pada tanah berkurang, sehingga keseimbangan pada lingkungan tidak terjaga. Tidak heran jika ada warga yang mudah terserang berbagai penyakit,” ujarnya.

Adi juga mengatakan, pihaknya bersama Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu, siap meningkatkan kolaborasi dengan STM dalam mengembangkan pertanian organik dan mewujudkan ketanahan pangan lokal yang lebih baik. “Kami siap meningkatkan berkolaborasi untuk mewujudkan pertanian yang lebih sehat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan, yang pada akhirnya dapat memberi dampak ekonomi bagi para petani,” harap Adi.

Tentang PT Sumbawa Timur Mining —

PT Sumbawa Timur Mining (STM) merupakan perusahaan joint venture antara Eastern Star Resources Pty Ltd (80%), anak usaha milik Vale Base Metals, dan PT Aneka Tambang Tbk (20%). STM mengelola Proyek Hu’u, sebuah proyek eksplorasi tembaga yang beroperasi di bawah Kontrak Karya (KK) Generasi ke-7 di Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia.

Wilayah KK ini juga menyimpan sumber daya panas bumi. Untuk mengeksplorasi potensi ini, perusahaan telah menyelesaikan Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi Panas Bumi. Wilayah KK membentang seluas 19.260 hektar di Kabupaten Dompu dan Kabupaten Bima. STM kini terus melanjutkan perjalanannya untuk mencapai visinya menjadi operasi pertambangan tembaga kelas dunia yang didukung oleh energi terbarukan. (ic02)

Tags: HuuKabupaten DompuPertanian OrganikPT STM
Previous Post

Yogi Hadi Ismanto, MH Putra NTB Terpilih Sebagai Anggota Dewan Pers Periode 2025 – 2028

Next Post

PT STM Berbagi Pengalaman Dunia Kerja kepada Pelajar SMKN 1 Dompu

admin@insanchannel.com

admin@insanchannel.com

Related Posts

Wujudkan Good Corporate Governance, STM Sampaikan Perkembangan Proyek Hu’u ke Forkopimda Dompu
Ekonomi

Wujudkan Good Corporate Governance, STM Sampaikan Perkembangan Proyek Hu’u ke Forkopimda Dompu

14 April 2026
Di Tengah Keterbatasan Fiskal, Bupati Dompu Berharap STM Bisa Gerakkan Ekonomi Daerah
Ekonomi

Di Tengah Keterbatasan Fiskal, Bupati Dompu Berharap STM Bisa Gerakkan Ekonomi Daerah

13 April 2026
Komisi III DPRD NTB Apresiasi Kinerja Bank NTB Syariah : “Kinerja Tumbuh, Fondasi Kuat”
Ekonomi

Komisi III DPRD NTB Apresiasi Kinerja Bank NTB Syariah : “Kinerja Tumbuh, Fondasi Kuat”

7 April 2026
BKPH Sebut PT STM Punya Track Record Baik Mendukung Pemantauan Hutan
Ekonomi

BKPH Sebut PT STM Punya Track Record Baik Mendukung Pemantauan Hutan

7 April 2026
STM Ingatkan untuk Waspadai Info Lowongan Kerja Palsu
Ekonomi

STM Sebut Kapal di Teluk Cempi untuk Studi Kelautan Bersama Mitra dan Berizin

29 Maret 2026
Bank NTB Syariah Tegaskan Kinerja Operasional Tetap Tumbuh
Ekonomi

Bank NTB Syariah Tegaskan Kinerja Operasional Tetap Tumbuh

17 Maret 2026
Next Post
PT STM Berbagi Pengalaman Dunia Kerja kepada Pelajar SMKN 1 Dompu

PT STM Berbagi Pengalaman Dunia Kerja kepada Pelajar SMKN 1 Dompu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Perkuat Budaya Literasi, Inovasi NTB dan Pemkab Dompu Gelar Sosialisasi Program Bareeka

Perkuat Budaya Literasi, Inovasi NTB dan Pemkab Dompu Gelar Sosialisasi Program Bareeka

16 April 2026
Perkuat Budaya Literasi, Inovasi NTB dan Pemkab Dompu Gelar Sosialisasi Program Bareeka

Jamin Kualitas Halal, MUI NTB Dorong Sosialisasi dan Standarisasi Sembelih Halal

16 April 2026
Wujudkan Good Corporate Governance, STM Sampaikan Perkembangan Proyek Hu’u ke Forkopimda Dompu

Wujudkan Good Corporate Governance, STM Sampaikan Perkembangan Proyek Hu’u ke Forkopimda Dompu

14 April 2026
Di Tengah Keterbatasan Fiskal, Bupati Dompu Berharap STM Bisa Gerakkan Ekonomi Daerah

Di Tengah Keterbatasan Fiskal, Bupati Dompu Berharap STM Bisa Gerakkan Ekonomi Daerah

13 April 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Peraturan Perusahaan
  • Kontak Kami

© 2021 - insanchannel.com - Developed by Tokoweb.co

  • Home
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Pendidikan
  • Agama
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Sosial dan Budaya