MATARAM, INSANCHANNEL.COM – Untuk pertama kalinya kaum hawa menempati posisi pejabat struktural Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dompu. Siti Rohana, SE yang sebelumnya Jabatan Pelaksana Umum (JPU) pada Sub. Bagian Umum Kantor Kementerian Agama Kab. Dompu dipercaya sebagai Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontrens) Kantor Kementerian Agama Kab. Dompu.

“Ini penting sebagai bentuk dari keterwakilan gender yang mempunyai wawasan pengetahuan ketrampilan dan skil,” ujar Drs. H. Syahrir, M.Si, Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Dompu kepada insanchannel.com usai mengikuti pelantikan beberapa pejabat di lingkungan Kanwil kementerian Agama Prop. NTB, Rabu (19/1) di Mataram.
Lebih lanjut Drs. H. Syahrir mengungkapkan, yang bersangkutan disamping sudah memenuhi pangkat dan golongan juga adanya pertimbangan yang bersangkutan sudah lama menjadi JFU yang menangani pendidikan. “Pertimbangan lain adanya pertimbangan baperjakat,” tandas Syahrir seraya menambahkan, pejabat yang dilantik adalah berdasarkan usulan dari Kementerian Agama Kabupaten dan kota.
Kakanwil Kemenag. NTB, DR. HM. Zaidi Abdad, M.Ag disamping melantik beberapa pejabat di Kabupaten Dompu juga melantik pejabat lain di beberapa Kantor Kemenag. kabupaten dan kota se-NTB. Adapun pejabat asal Dompu yang dilantik di aula Kanwil Kemenag. NTB yakni, Siti Rohana, SE dipromosikan menjadi Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Drs. H. Abd. Gani H. Malik yang sebelumnya Kasub.TU Kantor Kemenag. Kab. Dompu menempati Kepala Seksi (Kasi) Penyelanggaraan Haji dan Umrah (PHU) dan H. Burhanuddin, S.Ag yang sebelumnya Kasi PHU menduduki posisii Kepala Sub. Bagian Tata Usaha (Kasubag. TU) Kantor Kemenag. Kab. Dompu.
Drs. H. Syahrir, M.Si juga mengatakan, pelantikan dan rotasi adalah hal yang biasa dalam organisasi. Pelantikan ini katanya lagi, disamping mengisi kekosongan juga merupakan bagian untuk mendorong peningkatan pelayanan umat atau khadimul ummah. “Karenya pelantikan ini tidak ada yang mendadak dan tidak ada masalah hanya semata mata tuntutan organisasi dan sudah sesuai dengan ketentuan yg berlaku,” tandasnya lagi.
Roling dan mutasi ini lanjutnya, tidak ada yang berbeda dengan mutasi-mutasi sebelumnya. Untuk itu pejabat yang baru ini jelasnya, diminta untuk melakukan langkah-langkah kongkrit dengan mempersiapkan Kemenag. menjadi daerah zona integritas, penataan administrasi serta terwujudnya aparat Kemenag yang integritas, jujur dan amanah. Kepada pejabat dan ASN Kemenag harapnya, untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada publik tanma mempunyai niat untuk dilayani. “Komunikasi, koordinasi dan loyalitas dalam setiap tugas adalah sesuatu yang urgen serta kekhidmatan tugas juga harus dijunjung tinggi,” paparnya. (nas)











