ADVERTISEMENT
Minggu, 14 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Peraturan Perusahaan
  • Kontak Kami
Insan Channel
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Pendidikan
  • Agama
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Sosial dan Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Pendidikan
  • Agama
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Sosial dan Budaya
No Result
View All Result
Insan Channel
No Result
View All Result
Home Agama

Kanwil Kemenag. NTB Gelar Bimtek Hisab Rukyah

admin@insanchannel.com by admin@insanchannel.com
16 Maret 2022
in Agama
0
Kanwil Kemenag. NTB Gelar Bimtek Hisab Rukyah

HM. Jaelani, M.Pd, Kabag. TU kanwil Kemenag NTB membuka bimtek hisab rukyah

Bagikan di WahtsAppBagikan di Facebook

MATARAM, INSANCHANNEL.COM – Awal bulan Qamariyah mempunyai kriteria unik yang sangat berbeda dengan penentuan waktu shalat dan gerhana bulan maupun gerhana matahari. Pembahasan tentang Penentuan awal bulan Qomariyah ini banyak sekali terjadi perbedaan pendapat dalam menentukan awal bulan, baik dalam bulan Ramadhan, bulan Syawal, maupun bulan Dzulhijjah. Maka dari itu Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. NTB menggelar Bimbingan Teknis Hisab Rukyat.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mencari kader-kader baru di bidang hisab rukyat,” tutur H.M. Jaelani, S.Pd, M.Pd, Kabag. TU Kanwil Kemenag NTB, Rabu (16/03) di Hotel Grand Madani Mataram.

RelatedPosts

Masjid Al Jabbar “Magnet” Untuk Berwisata Religi

“Ketika Subuh Menuju Masjid Al-Imtizaj Bandung”

Perkuat Hubungan Sosial, STM Distribusikan 11 Ekor Sapi untuk Masyarakat Dompu

Muhassir, M.Pd bersama peserta Bimtek Hisab rukyah lainnya

Pada yang diikuti 30 peserta dari unsur  KUA, Ormas Islam, pesantren, majelis taklim, praktisi hisab rukyat, serta pegawai Kementerian Agama lebih lanjut M. Jaelani, M.Pd menuturkan, hisab rukyat memiliki peran penting dalam peribadatan umat Muslim. Sejumlah ketentuan peribadatan dalam Islam tidak hanya dikaitkan dengan tata cara pelaksanaannya, tetapi juga terkait dengan waktu, tempat, dan arah kiblat.

Bimtek ini dilaksanakan mengingat penentuan hari awal bulan hijriyah terutama memasuki bulan Ramadhan 1443 H atau 2022 M, Syawal, dan Dzulhijjah merupakan agenda yang sangat penting di  Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Dikatakan, Penentuan awal bulan hijriyah dengan metode rukyatul hilal pada dasarnya sebagai observasi atau pengamatan langsung yang merupakan tindak lanjut atau mempertegas hasil metode hisab sehingga diperlukan tenaga hisab rukyat yang profesional.

Mengutip Jurnal Bimas Islam yang ditulis Jaenal Arifin, Dosen STAIN Kudus tentang Fiqih Hisab Rukyah Di Indonesia (Telaah Sistem Penetapan Awal Bulan Qamariyyah), berpendapat, Penentuan awal Ramadhan Syawal Dan Dzulhijjah sudah sering terjadi perbedaan di Indonesia ini. Namun selalu muncul kekhawatiran dan keraguan serta keresahan di sebagian masyarakat Indonesia bila akan memasuki bulan-bulan tersebut. Karena sering terjadi perbedaan. Masyarakat umum belum sepenuhnya menyadari sumber perbedaan itu. Umat sering menuntut awal Ramadhan dipersatukan, minimal di Indonesia, syukur kalau di seluruh dunia. “Dalam menentukan Keabsahan sebagian ibadah menurut syari’at Islam tergantung pada ketepatan waktu, tempat, atau arah,” kata Jaelani pada pembukaan kegiatan Bimtek.

Jaelani memberikan contoh shalat fardu yang memiliki syarat yang harus dipenuhi antara lain dilaksanakan pada waktu yang telah ditentukan dan menghadap kiblat. Namun sayang lanjutnya, tak sedikit masjid-masjid di Indonesia kurang tepat mengarah ke kiblat. Sementara itu tidak jarang pula ditemukan perbedaan jadwal waktu salat di suatu tempat yang secara geografis berdekatan. “Kerap kita temui, kumandang adzan yang menandai masuknya waktu salat antara masjid-masjid yang berdampingan kadang-kadang berbeda beberapa menit,” tutur Kabag TU Kanwil Kemenag NTB ini.

Perbedaan ini menurutnya seringkali bukan disebabkan masjid yang satu tidak adzan pada awal waktu tetapi justru karena jadwal waktu salat yang dijadikan acuan berbeda. “Masjid yang satu menggunakan jadwal yang dibuat secara real time atau khusus untuk hari dan tanggal tersebut, sedangkan yang lain menggunakan jadwal waktu shalat abadi, atau menggunakan konversi waktu dari jadwal yang dibuat untuk tempat tertentu yang memiliki perbedaan waktu cukup besar,”katanya menjelaskan.

Sementara itu salah seorang peserta Bimtek Muhasir, M.Pd kepada insanchannel.com mengungkapkan, melalui Bimtek hisab rukyat ini ketrampilan dan kompetensi peserta terwujud menuju kinerja yang professional. “Langkah ini dilakukan untuk memperkecil perbedaan di tengah masyarakat di bidang ilmu hisab dan rukyat, baik dari unsur ormas, majelis ta’lim maupun pondok pesantren,” ujar dosen tetap STAI Al-Amin Dompu yang juga kader NU Kab. Dompu. (nas)

Previous Post

Tim Jelajah Kebangsaan Wartawan PWI Tiba di Lombok

Next Post

Penghijauan INTI dan JMSI Dapat Apresiasi dari Wagub

admin@insanchannel.com

admin@insanchannel.com

Related Posts

Masjid Al Jabbar “Magnet” Untuk Berwisata Religi
Agama

Masjid Al Jabbar “Magnet” Untuk Berwisata Religi

12 Juni 2026
“Ketika Subuh Menuju Masjid Al-Imtizaj Bandung”
Agama

“Ketika Subuh Menuju Masjid Al-Imtizaj Bandung”

10 Juni 2026
Perkuat Hubungan Sosial, STM Distribusikan 11 Ekor Sapi untuk Masyarakat Dompu
Agama

Perkuat Hubungan Sosial, STM Distribusikan 11 Ekor Sapi untuk Masyarakat Dompu

27 Mei 2026
Agama

PT Bank NTB Syari’ah Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026

27 Mei 2026
Kementrian Agama Kabupaten Dompu Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026
Agama

Kementrian Agama Kabupaten Dompu Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026

26 Mei 2026
Jelang Armuzna, Mahdalena Puji Jamaah Haji Bima
Agama

Jelang Armuzna, Mahdalena Puji Jamaah Haji Bima

25 Mei 2026
Next Post
Penghijauan INTI dan JMSI Dapat Apresiasi dari Wagub

Penghijauan INTI dan JMSI Dapat Apresiasi dari Wagub

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

ITDC Dorong UMKM Desa Penyangga ‘Naik Kelas’ dan Tumbuh Bersama Perkembangan The Mandalika

ITDC Dorong UMKM Desa Penyangga ‘Naik Kelas’ dan Tumbuh Bersama Perkembangan The Mandalika

12 Juni 2026
Bank NTB Syariah Dukung Digitalisasi Pelabuhan Senggigi Melalui Kerja Sama Sistem Pembayaran Digital Easybook

Bank NTB Syariah Dukung Digitalisasi Pelabuhan Senggigi Melalui Kerja Sama Sistem Pembayaran Digital Easybook

12 Juni 2026
Masjid Al Jabbar “Magnet” Untuk Berwisata Religi

Masjid Al Jabbar “Magnet” Untuk Berwisata Religi

12 Juni 2026
107 Pembalap Siap Ramaikan MFoS Putaran Kedua dan Kejurnas ITCR 2026 di Mandalika International Circuit

107 Pembalap Siap Ramaikan MFoS Putaran Kedua dan Kejurnas ITCR 2026 di Mandalika International Circuit

11 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Peraturan Perusahaan
  • Kontak Kami

© 2021 - insanchannel.com - Developed by Tokoweb.co

  • Home
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Pendidikan
  • Agama
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Sosial dan Budaya