DOMPU, INSANCHANNEL.COM – Kapal tol laut Cemara Nusantara 3 yang mengangkut 550 ekor sapi untuk kebutuhan hewan qurban dari Dompu dengan tujuan wilayah Jabodetabek diberangkatkan dari pelabuhan Calabai Dompu, Selasa (23/5/2023) kemarin. Pengiriman ternak ini diperkirakan memakan waktu sekitar 2 – 3 hari dan kebutuhan pakan maupun minum dalam perjalanan sudah disiapkan peternak serta pihak kapal.
Plt Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Dompu, Ir Abduh saat melepas keberangkatan kapal tol laut di pelabuhan Calabai Dompu, Selasa (23/5/2023) kemarin menyampaikan rasa syukurnya karena kapal tol laut Cemara Nusantara 3 yang mengangkut ternak asal Kabupaten Dompu untuk kebutuhan hewan qurban di wilayah Jabodetabek bisa diberangkatkan dengan kapasitas muatan 550 ekor. “Alhamdulillah semua terisi oleh ternak dari Dompu,” ungkapnya.
Ia pun menyampaikan, para pengusaha ternak yang mengirimkan ternaknya melalui jalur tol laut sudah mempersiapkan kebutuhan pakan bagi ternaknya selama dalam perjalanan, bahkan untuk kebutuhan selama proses pemasaran di Jabodetabek. Begitu juga dengan pihak kapal, selain sudah mendesain khusus kapalnya untuk angkutan ternak, juga telah disiapkan air minum bagi ternak selama dalam pejalanan.
“Kita sangat berharap kapal bersama ternak muatannya sampai tujuan dengan selamat dan ternak ini cepat terjual, sehingga memberi keuntungan besar bagi pengusaha yang akan berdampak langsung bagi petani ternak dan daerah tentunya,” harap Abduh.
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, lanjut Abduh, berkomitmen untuk mewujudkan target peningkatan kualitas dan kuantitas ternak dalam daerah, sehingga berdampak pada kesejahteraan petani ternak. Sehingga berbagai usaha penggemukan dan program Insiminasi Buatan (IB) terus digalakkan pihaknya.
Peningkatan populasi dan kualitas ternak Dompu ini juga tergambar dari kuota pengiriman ternak keluar daerah. Jika pada 2022 sebanyak 1.500 ekor, tahun 2023 ini kuotanya 6 ribu ekor. Pada 2024 mendatang, targetnya Dompu mendapat kuota 10 ribu ekor untuk pengiriman ternak keluar daerah. “Kuota ini tidak akan keluar tanpa didukung populasi dan usaha peternakan,” katanya. (vin)











