DOMPU, INSANCHANNEL.COM – Ketika suasana masyarakatnya tetap menjunjung tinggi etika dan adab, suasana kehidupan beragama hidup, tradisi gotong royongnya kental, maka tugas dan tanggung jawab seorang pemimpin akan dapat dilaksanakan dengan baik dan mudah. Dan kesuksesan seorang pemimpin itu juga sangat ditentukan juga oleh dukungan pasangan hidup baik suami atau istri.
“Saya merasa bersyukur berada di tengah-tengah masyarakat Pekat,” jujur Nuraini, S.Pd, Camat Pekat menjawab pertanyaan insanchannel.com, Sabtu (12/2) di Pekat.

Dan dalam melaksanakan tugas sebagai pimpinan wilayah di kecamatan ujung barat Kabupaten Dompu ini lanjutnya, berkat dukungan dari sang suami dan keluarga. “Dari awal saya berkeluarga dan berkarir, alhamdulillah suami sangat mendukung,” ungkapnya seraya menambahkan, ia tetap menjunjung tinggi kodratnya sebagai istri dan tetap menjaga kepercayaan yang diberikan suami dengan tetap melapor dimana ia bertugas.
Ketika ditanya tentang tantangan terberat dalam pelaksanaan tugasnya sebagai pimpinan wilayah saat ini kata wanita yang terlahir di Kempo pada 18 Juni 1968 lalu ini adalah masalah tapal batas Kempo dan Pekat. Untuk itu pihak tetap melayani semua permintaan masyarakat untuk memperjuangkannya dengan cara memberikan pemahaman dan sesuai prosedur. “Alhamdulillah berjalan lancar,” papar istri Abdul Haris, S.Pd ini.
Sebagai bentuk dukungannya terhadap visi pasangan Bupati Dompu-Wakil Bupati Dompu, AKJ-Syah yang mengusung visi Dompu Mashur dengan program Jarapsakanya, Nur’aini mengakui, masyarakat Pekat sudah lebih awal melaksanakannya. “Alhamdulillah masyarakat Pekat cukup aktif untuk merubah kondisi ekonominya dan hampir tidak ada waktu yang terbuang percuma,” tutur kakak dari Andi Bachtiar, Amd.Par, Ketua DPRD Dompu ini.

Untuk itu tambahnya, ia merasa tidak terbebani dengan amanah sebagai Camat Pekat ini. “Dengan niat yang ikhlas saya jalankan amanah ini,” akui mantan Kepala di salah satu SMPN di Pekat yang merasa biasa saja dalam memimpin.
Ibu dari Agil septian Hariadi, ST dan dr. Gita Suci Ariani ini berharap, semoga Allah selalu meridhoi setiap usaha dan kerja kerasnya. “Saya berharap apa yang saya kerjakan menjadi ladang pahala di yaumil kiamat nanti dan Pekat ke depan akan lebih terdepan dan dapat bersaing dengan kecamatan yang lain,” harapnya. (nas)










