DOMPU, INSANCHANNEL.COM – Polindes Desa Marada Kecamatan Huu yang terbakar tahun 2016 hingga tidak bisa dimanfaatkan, kini telah dibangun kembali oleh PT Sumbawa Timur Mining (STM) melalui dana CSR-nya. Bangunan senilai Rp.1,2 M ini dilengkapi fasilitas peralatan kesehatan dan pondok bersalin warga.

Sekda Dompu, Gatot Gunawan Perantaun Putra, SKM, MMKes mewakili Bupati Dompu meresmikan perngoperasionalan kembali Polindes Marada sebagai pondok bersalin, Minggu (3/4/2022). Tentunya, tidak hanya sebagai tempat persalinan, tapi juga sebagai tempat pelayanan kesehatan yang dapat menunjang kesehatan masyarakat Desa Marada. Karenanya, bangunan ini diharapkan dapat dirawat dan dimanfaatkan, tidak hanya sebagai tempat pelayanan kesehatan ibu dan anak, tapi juga pelayanan kesehatan umum lainnya.
“Cek kesehatan perlu dilakukan berkala, karena penyakit tidak menular di Dompu trennya meningkat. Seperti Hipertensi, DM, jantung dan sebagainya,” ungkapnya seraya memberikan apresiasi atas nama pemerintah daerah (Pemda) kepada PT STM yang sudah membantu melalui dana CSR-nya menyiapkan sarana kesehatan bagi masyarakat di Desa Marada. Melalui dana CSR, juga diharapkan dapat membangun sarana lain seperti sarana pendidikan, sarana ibadah, maupun fasilitas publik lainnya, termasuk fasilitas air bersih.
“Masalah utama di kecamatan Huu ini suplai air bersih. Secara nasional, target penyediaan air bersih tingkat Desa itu minimal 80 persen. Tapi di Huu di bawah 80 persen, maka deklarasai STBM belum bisa dilakukan karena tadi, capaian air bersih di bawah (standar) itu,” harap Gatot.
Kepala Direktur Teknik Tambang PT STM, Hendra Sebayan pada kesempatan yang sama menyampaikan, pondok bersalin Desa Marada ini dibandun PT STM dengan memanfaatkan perusahaan lokal Huu yaitu PT Bintan Berlian Service yang dibangun mulai November 2021 hingga Februari 2022. “Selain bangunan, kita juga membantu peralatan medis dan administrasi,” katanya.
Ia pun menyampaikan, visi PT STM yaitu hidup adalah yang utama. Itu dimulai dari anak sejak lahir. PT STM juga menyadari, bahwa sebuah usaha bisa berkembang apabila memiliki kerja yang sehat dan kuat. Itu semua dimulai dari janin dan melahirkan hingga tumbuh menjadi dewasa. Hal itu diperlukan sebuah upaya dari ibu dan bidan persalinan. “Ini menjadi modal dasar bagi anak untuk tumbuh,” ungkapnya.
PT STM juga saat ini sedang memperhatikan kualitas kesehatan masyarakat khususnya anak dan pemuda. Karena tumpuan perusahaan untuk menjalankan operasi, adalah tenaga kerja lokal yang sehat. “Kita berharap dari Polindes Marada ini bisa melahirkan tenaga tambang yang luar biasa di tahun – tahun mendatang,” katanya. (vin)











