DOMPU, INSANCHANNEL.COM – Menjaga lingkungan agar tetap terlihat bersih dan tidak tercemarkan oleh sampah menjadi impian Marjan (62) warga Desa Marada kecamatan Huu. Komitmennya itu kemudian menghantarkannya bergabung di bank sampah Desa Marada binaan PT Sumbawa Timur Mining (STM).

“Ingin memberi motivasi bagi anak-anak muda, makanya ikut bergabung di bank sampah,” kata Marjan yang sudah memiliki cucu dari 4 orang anaknya ini di Huu.
Kendati usianya sudah 62 tahun, Marjan tetap bersemangat bersama anak-anak muda setempat bisnis sampah di bank sampah Desa. Maka sosok Marjan warga Desa Marada tidak asing bagi pelaku bank sampah di Kecamatan Huu.
Berbagai kegiatan bank sampah di desanya, tetap diikuti Marjan seperti pelatihan terkait pimilahan sampah plastik dan pengolan sampah menjadi bahan bernilai ekonomis tinggi yang didampingi bank sampah Bintang Sejahtera Lombok atas kerjasama dengan PT STM.
Pemilahan jenis sampah menjadi kunci suksesnya usaha bank sampah. Memisahkan sampah plastik dengan besian. Setiap barang memiliki nilai tersendiri, dan ketika tidak ada proses pemilahan, maka akan memberi nilai lebih.
Seperti untuk jenis besian atau logam. Yaitu besi super, aluminium, emas, perak, besi rongsokan, dan tembaga atau kuningan. Pada umumnya di rongsokan ditemukan jenis aluminium harganya sekitar Rp.6 ribu per kg, rongsok sekitar Rp.1 ribu, kuningan sekitar Rp.20 ribu, dan tembaga super dan serabut sekitar Rp.50 ribu. (vin)










