MAKKAH, INSANCHANNEL.COM-Jelang puncak haji di Armuzna terutama pemberangkatan jamaah haji menuju Arafah, berbagai upaya terus dilakukan pemerintah agar pelaksanakan ibadah ini berjalan lancar. Untuk itu salah seorang Anggota Komisi VIII DPR RI Hj. Mahdalena, S.S, M berharap agar komitmen Kementerian Haji dan Umrah RI terkait fresh meal benar-benar bisa terealisasi.
“Harapan saya semoga komitmen Kemenhaj terkait fresh meal (makanan yang baru di masak-red) untuk jamaah yang didrop pada trip dua dan trip tiga benar-benar bisa terealisasi sehingga jamaah tidak makan pop mie,” tandas Hj. Mahdalena, SS, MM, Anggota Komisi VIII DPR RI ketika dihubungi insanchannel.com melalui telpon celulernya, Senin (25/5/2026) saat berada di Makkah.

Lebih lanjut anggota faksi PKB dari Dapil NTB ini mengungkapkan, awalnya pop mie dan roti ini hanya additional suplemet. “Karena awalnya pop mie dan roti ini hanya additional suplemet seperti kata wamen (Dahnil-red),” kata wanita tangguh kelahiran Bima ini.
Khusus jamaah Bima ia menyampaikan pujian karena adanya langkah antisipatif dari jamaah yakni ada yang membawa bekal sendiri bahkan ada yang memasak sendiri sebagai persiapan berangkat menuju Arafah. “Luar biasa sebagai langkah antisipatif,” Pujinya.
Sedangkan terkait transportasi menuju Arafah katanya, sudah siap dan dilakukan selama 3 trip. “Transportasinya sudah siap dan dilakukan selama tiga trip (tiga tahap pengangkutan-red),” katanya sembari menjelaskan, terkait dam ada yang bayar di Makkah dan ada yang bayar di tanah air. Sedangkan kebijakan murur dan tanazul tambahnya, insyallah diberlakukan untuk jamaah lansia dan risti.

Sementara itu secara terpisah Ketua Kloter 15 LOP NTB, Ridwan, S.Pd kepada insanchannel.com di sela sela kesibukannya menyiapkan pemberangkatan jamaah haji menuju Arafah hari ini, Senin (25/5/2026) menyebut, jumlah jamaah haji Kloter 15 LOP Lombok berjumlah 367 orang jamaah, semua jamaah dalam keadaan sehat walaupun ada beberapa orang yng mengalami gangguan pernafasan dan batuk pilek. “Semua jamaah dalam keadaan sehat,” tandasnya.
Lebih lanjut Plt. Kasi Penmad Kemenag. kab. Dompu ini mengungkapkan, dari 367 jamaah yang tergabung dalam kloter LOP 15 ada memilih tamattu dan ada yg memilih Ifrad. “Semua dam bagi yang Tamattu dibayarkan di Addakhi,” jujurnya sembari menambahkan, kendati kloter 15 LOP tidak termasuk dalam mandatori tetapi ada jemaah yang risti yang harus ikut dimururkan.
Ketika ditanya soal kendala yang dihadapi, laki-laki kelahiran Sape Bima ini mengaku tetap melakukan koordinasi dengan pihak Dakker, sektor IV dan syarikah 76 dari kedatangan sampai pada persiapan menuju ARMUZNA. “Kita insyaallah akan berangkat ke Arafah pada hari Senin tgl 25 Mei 2026 jam 07.00 WAS,” ujarnya seraya berharap mudah-mudahan seluruh jamaah haji yg tergabung dalam LOP 15 dapat melakukan segala rangkaian ibadah haji, sehingga dapat meraih haji yang mabrur. “Kami sangat mengharapkan doa dari seluruh masyarakat NTB,” ucapnya. (ic01)











