GUNA membentengi generasi muda dari dampak buruk lingkungan, Tim Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Dompu sukses menggelar program bertajuk “Penyuluh Goes To School”. Kegiatan sosialisasi mengenai bahaya kenakalan remaja dan narkoba ini dilaksanakan di SMAN 1 Dompu pada Kamis, 16 Juli 2026, mulai pukul 09.30 WITA hingga selesai.
Acara yang berlangsung interaktif ini menyasar ratusan pelajar yang tengah mengikuti rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Para siswa tampak antusias memadati area lapangan sekolah di bawah tenda untuk mendengarkan arahan dari para penyuluh.
Tim Seksi Bimas Islam Kemenag Dompu turun dengan kekuatan penuh yang dipimpin langsung oleh Plt. Kasi Bimas Islam, Muhammad Alimuddin, S.Ag. Ia didampingi oleh Idi Ahmad, SE selaku PLO Bimas Islam, serta jajaran Penyuluh Agama Islam, yakni Nurul Karimatil Ulya, S.Th.I, dan Biuti Salawati, SE.

Menariknya, program ini juga menunjukkan potret kerukunan dan inklusivitas yang erat dengan kehadiran penyuluh dari lintas agama lainnya, yaitu Ni Ketut Sukarmi, S.Ag (Penyuluh Agama Hindu) dan Ni Ketut Suwerni, S.Pd (Penyuluh Agama Kristen). Kehadiran tim lintas agama ini mempertegas komitmen Kemenag Dompu dalam menjaga moralitas remaja secara menyeluruh tanpa memandang perbedaan latar belakang.
Rangkaian Kegiatan yang Edukatif dan Religius
Acara diawali dengan sesi perkenalan tim, dilanjutkan dengan pemaparan materi inti mengenai dampak psikologis, hukum, hingga pandangan agama terkait bahaya narkoba dan kenakalan remaja yang kerap mengintai usia sekolah. Sesi materi dikemas secara dialogis dan santai agar pesan pencegahan dapat diterima dengan baik oleh para siswa.
Suasana semakin meriah saat panitia menggelar sesi kuis berhadiah. Sejumlah siswa yang berhasil menjawab pertanyaan seputar materi sosialisasi membawa pulang hadiah sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif mereka.

Tidak hanya memberikan edukasi secara umum, nilai spiritual juga ditanamkan kuat dalam kegiatan ini melalui agenda “SMAN 1 Dompu Bersholawat”. Gema sholawat yang dilantunkan bersama seluruh siswa dan guru yang dipimpin oleh Nurul Karimatil Ulya, S.Th.I yang merupakan Penyuluh Agama Islam, menciptakan atmosfer yang sejuk sekaligus menjadi benteng batin bagi para remaja di lingkungan sekolah tersebut.
Acara edukatif ini kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara Tim Kemenag Dompu, pihak sekolah, dan para siswa, sebelum tim penyuluh akhirnya mengundurkan diri. Melalui program ini, Kemenag Dompu berharap para pelajar SMAN 1 Dompu dapat menjadi agen perubahan yang berprestasi dan bersih dari jeratan narkoba. (NKU)










