DOMPU, INSANCHANNEL.COM – Kejuaraan bola voli STM Cup V Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Voli Desa Sawe, Kecamatan Hu’u, tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat.
Sejak dibuka pada Selasa malam, 30 Juni 2026, turnamen yang diikuti 16 tim putra dan 15 tim putri ini selalu dipadati penonton. Tribun yang disiapkan panitia hampir setiap malam dipenuhi warga yang datang memberikan dukungan kepada tim favoritnya sekaligus menjadikan ajang ini sebagai sarana mempererat silaturahmi antarwarga se-Kecamatan Hu’u.

Ramainya penonton membawa berkah bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sebanyak 15 pedagang asal Desa Sawe membuka lapak di sekitar arena pertandingan. Mereka merupakan pedagang yang sehari-hari berjualan di rumah menggunakan kios maupun rombong, kemudian berpindah ke lokasi pertandingan pada malam hari.
Berbagai makanan dan minuman dijajakan dengan harga yang tetap normal, mulai dari air minum kemasan, kopi, mi telur, sosis bakar, salome, rol telur, kacang rebus, pisang rebus hingga aneka jajanan lainnya.
“Alhamdulillah selalu laris setiap malam,” ujar Fitri, salah seorang pedagang asal Dusun Sawe, Jumat (31/7) malam.

Ketua Panitia STM Cup V 2026, Syahrudin, mengatakan kejuaraan tersebut memberikan efek domino yang besar bagi masyarakat. Selain menjadi wadah pembinaan olahraga dan mempererat hubungan antarwarga, kegiatan ini juga mampu menggerakkan roda perekonomian desa.
“Pedagang yang berjualan merupakan warga Desa Sawe yang selama ini memang berjualan di sini. Kami juga mengingatkan mereka agar tidak menaikkan harga, sehingga pengunjung tetap nyaman berbelanja,” katanya.
Menurutnya, kebijakan mempertahankan harga tersebut membuat pengunjung lebih memilih membeli makanan dan minuman di lokasi pertandingan. Bahkan, ada pedagang yang mampu meraih omzet hingga Rp5 juta dalam semalam.
“Alhamdulillah dagangan para pedagang selalu laris tiap malam. Untuk semalam ada yang laku jualan sampai Rp5 juta,” ungkapnya.

Selain menghadirkan manfaat ekonomi, STM Cup juga berlangsung dalam suasana penuh sportivitas dan kekeluargaan. Para pendukung dari masing-masing tim memberikan dukungan secara tertib tanpa mengabaikan rasa persaudaraan.
Keamanan dan kenyamanan selama pertandingan juga terjaga berkat dukungan berbagai pihak, mulai dari Polsek Hu’u, Koramil Hu’u, panitia, hingga masyarakat yang turut membantu pengamanan, termasuk mengatur parkir kendaraan dan pintu masuk arena.
Sementara itu, kompetisi kini memasuki babak semifinal. Pada sektor putri, Volta Hu’u memastikan tiket final setelah mengalahkan Rasabou Putri dengan skor telak 3-0 pada Jumat (31/7) malam. Volta Hu’u tinggal menunggu pemenang laga Kartar Adu melawan Marada Jaya yang dijadwalkan berlangsung Minggu (2/8) malam.
Di sektor putra, Cempi Bersinar melaju ke final usai menumbangkan Kuda Hitam dengan skor ketat 3-2. Mereka akan menghadapi pemenang pertandingan Daha Utama kontra Sawe Utama yang dijadwalkan berlangsung Senin (3/8).
Panitia menjadwalkan partai final putri digelar pada Jumat, 7 Agustus 2026. Sementara final putra akan berlangsung pada Sabtu malam, 8 Agustus 2026, yang sekaligus dirangkaikan dengan acara penutupan turnamen dan penyerahan hadiah kepada para juara.
“Final putra pada Sabtu malam akan dirangkaikan dengan penutupan dan pembagian hadiah,” tutup Syahrudin. (ic02)











