DOMPU, INSANCHANNEL.COM – Dalam upaya membenteng generasi muda dari kenakalan remaja dan bahaya narkotika, Tim Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dompu menggelar program “Penyuluh Goes To School” di SMAN 2 Dompu pada sesi Imtaq Jum’at (24/7/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.40 WITA ini berlangsung secara interaktif di lapangan terbuka sekolah. Ratusan siswa-siswi tampak antusias duduk bersila menyimak paparan materi yang dibawakan oleh jajaran Seksi Bimas Islam Kemenag Dompu, yang terdiri dari Plt. Kasi Bimas Islam, Muhammad Alimuddin, S.Ag., PLO Bimas Islam, Idi Ahmad, SE, serta dua Penyuluh Agama Islam, Biuti Salawati, SE dan Nurul Karimatil Ulya, S.Th.I.

Urgensi Pemahaman Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja–
Acara diawali dengan perkenalan tim dan prolog oleh Plt. Kasi Bimas Islam Kemenag Dompu, Muhammad Alimuddin, S.Ag. Berdiri di hadapan para siswa, beliau menekankan pentingnya pemahaman terkait bahaya narkoba dan pencegahan kenakalan remaja di era modern.
“Generasi muda adalah aset terpenting bangsa dan agama. Kehadiran kami di SMAN 2 Dompu hari ini untuk mengingatkan adik-adik semua bahwa tantangan remaja saat ini sangat kompleks. Memahami bahaya narkoba dan dampak kenakalan remaja sejak dini adalah benteng utama agar kalian tidak terperosok ke dalam masa depan yang suram.” Jelasnya.

Selektif Pergaulan dan Cerdas Berliterasi Digital–
Memasuki sesi materi kedua, Penyuluh Agama Islam, Biuti Salawati, SE memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga diri di lingkungan pergaulan nyata maupun dunia maya.
“Kunci utama terhindar dari pergaulan bebas dan narkoba adalah pandai memilih teman. Jangan ragu untuk menarik diri dari lingkungan yang membawa dampak buruk. Selain itu, di era serba digital ini, saringlah setiap informasi yang ada di media sosial sebelum diserap. Jangan mudah terpengaruh tren negatif yang bisa merusak masa depan kalian.” Terangnya.

Penguatan Motivasi: Menjadi Generasi Mandiri dan Berprestasi–
Sesi penyampaian materi ditutup secara lugas oleh Penyuluh Agama Islam, Nurul Karimatil Ulya, S.Th.I. Ia memotivasi para siswa SMAN 2 Dompu untuk menjadi pribadi yang percaya diri dan sukses tanpa bergantung pada latar belakang sosial atau keluarga.
“Kalian tidak butuh ‘privilege’, status sosial tinggi, atau kekayaan orang tua untuk menjadi sukses. Sukses itu dibentuk oleh kemauan keras dan akhlak kalian sendiri. Mengutip kalam bijak Imam Ali karramallahu wajhah: ‘Bukanlah seorang pemuda yang membanggakan, “Inilah bapakku,” tetapi pemuda sejati adalah yang berani berdiri tegak dan berkata, “Inilah saya!”‘. Mari buktikan bahwa kalian bisa sukses dan hebat tanpa perilaku menyimpang dan narkoba.” Tegasnya.
Kemeriahan QnA Berhadiah hingga Lantunan Sholawat–
Suasana acara semakin meriah saat masuk ke sesi Question and Answer (QnA) berhadiah. Tampak beberapa siswi berani tampil ke depan untuk menjawab pertanyaan dan berdialog langsung dengan para pemateri.
Sebagai bentuk penyejuk hati dan penutup rangkaian edukasi spiritual, seluruh siswa, dewan guru, dan tim seksi Bimas Islam mengumandangkan sholawat bersama yang menggema di lapangan sekolah. Acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama antara Tim Seksi Bimas Islam Kemenag Dompu dengan siswa SMAN 2 Dompu. (NKU)











