DOMPU, INSANCHANNEL.COM – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dompu, H. Najamuddin, S.Pd., M.Pd., bersama tim Pengawas Madrasah atau Pokjawas melakukan monitoring langsung pelaksanaan kegiatan akreditasi, literasi, dan numerasi di Madrasah Ibtidaiyah Al-Taqwa Wawonduru, Senin 25 Mei 2026 pukul 13.30 WITA.
Kegiatan monitoring ini menjadi bagian dari upaya penguatan mutu pendidikan madrasah di wilayah Kabupaten Dompu, sekaligus memastikan proses akreditasi berjalan sesuai standar yang ditetapkan Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah.
Kehadiran H. Najamuddin beserta rombongan disambut baik oleh Kepala MIs Al-Taqwa Wawonduru, Hasanuddin, S.Pd.I., beserta seluruh dewan guru dan tenaga kependidikan. Suasana kekeluargaan tampak kental sejak kedatangan tim di halaman madrasah.
Dalam sambutannya, Hasanuddin menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pendampingan langsung dari Kantor Kemenag Dompu.
“Kami merasa terbantu dengan adanya monitoring ini. Kehadiran Bapak Kakan Kemenag dan tim Pokjawas menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran di MIs Al-Taqwa,” ujarnya.
Tim Pokjawas yang turut hadir terdiri dari Ketua Pokjawas beserta anggota Hanafi, SH., Hamkah, S.Ag., Ahmad, S.Pd., Sri Kurniawati, S.Pd., SD., dan Jubaidah, S.Pd. Mereka melakukan pemantauan di beberapa titik kegiatan:
Tim memeriksa kelengkapan dokumen 8 Standar Nasional Pendidikan, mulai dari standar isi, proses, kompetensi lulusan, hingga sarana prasarana. Observasi kelas juga dilakukan untuk melihat implementasi kurikulum di lapangan.
Pemantauan difokuskan pada program pembiasaan membaca 15 menit sebelum pembelajaran. Tim melihat bagaimana guru mengintegrasikan budaya literasi melalui pojok baca kelas dan kegiatan bercerita.
Kegiatan numerasi diamati melalui metode pembelajaran matematika yang kontekstual. Guru didorong menggunakan alat peraga dan soal-soal berbasis masalah sehari-hari agar siswa lebih mudah memahami konsep angka dan logika.
H. Najamuddin dalam arahannya menekankan bahwa akreditasi bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan cerminan kualitas layanan pendidikan madrasah kepada masyarakat.
“Akreditasi, literasi, dan numerasi adalah tiga hal yang saling menguatkan. Madrasah yang baik adalah yang mampu menumbuhkan budaya baca dan kemampuan berhitung siswa, sekaligus memiliki sistem manajemen yang tertib dan terdokumentasi dengan baik,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kakan Kemenag Dompu mendorong seluruh guru MIs Al-Taqwa Wawonduru untuk konsisten menjalankan program literasi dan numerasi, serta tidak ragu berinovasi dalam metode pembelajaran. Beliau juga mengapresiasi semangat kepala madrasah dan guru yang dinilai proaktif dalam mempersiapkan proses akreditasi.
Kegiatan yang berlangsung hingga sore hari ini ditutup dengan diskusi dan sesi tanya jawab antara tim Pokjawas dengan guru. Para guru memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi terkait kendala pembelajaran dan strategi peningkatan mutu.
Dengan adanya pendampingan langsung dari Kantor Kemenag Dompu, diharapkan MIs Al-Taqwa Wawonduru dapat meraih hasil akreditasi yang maksimal dan menjadi madrasah rujukan dalam penguatan literasi dan numerasi di Kecamatan Woja.
Monitoring seperti ini akan terus diagendakan secara berkala untuk memastikan seluruh madrasah di Kabupaten Dompu bergerak bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan yang berkarakter dan berdaya saing. (Samad)










