ADVERTISEMENT
Selasa, 28 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Peraturan Perusahaan
  • Kontak Kami
Insan Channel
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Pendidikan
  • Agama
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Sosial dan Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Pendidikan
  • Agama
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Sosial dan Budaya
No Result
View All Result
Insan Channel
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Petani Diharapkan Jadi Agen Perubahan di Lingkungannya

Peserta TOT Dilepas,

admin@insanchannel.com by admin@insanchannel.com
31 Oktober 2022
in Pendidikan
0
Petani Diharapkan Jadi Agen Perubahan di Lingkungannya

Muhammad Iswahdan dari Comdev PT STM saat menyerahkan sertifikat kepada peserta TOT

Bagikan di WahtsAppBagikan di Facebook

DOMPU, INSANCHANNEL.COM – Petani organik binaan PT Sumbawa Timur Mining (STM) yang mengikuti Training of Trainer sejak 27 Oktober lalu akhirnya dilepas. Para petani ini diharapkan menjadi agen perubahan di lingkungannya dalam melakukan pertanian berkelanjutan yang sehat dan ramah lingkungan.

Lili Asmawati saat menunjukan contoh beras organik kemasan SMKN 1 Huu

Selama 5 hari kegiatan TOT, petani yang sudah berpengalaman dalam melakukan pertanian berkelanjutan ini diperdalam pemahamannya tentang pertanian organik. Mulai dari persiapan lahan, pengamatan hama, dan pemupukan dengan pupuk kompos atau pupuk organik lainnya.

RelatedPosts

MTsN 1 Dompu Tutup Upacara Bendera dengan Penyerahan Buku Karya Siswa, Kakan Kemenag Apresiasi Budaya Literasi

Penyuluh Goes To School: Langkah Konkret Kemenag Dompu Ajak Para Siswa SMAN 2 Dompu Cegah Narkoba dan Kenakalan Remaja

Kakan Kemenag Dompu Lakukan Monev dan Pembinaan di MAN Dompu, Tekankan Pentingnya Manajerial dan Harmonisasi

Muhammad Iswahdan, dari Comdev PT STM pada pelepasan peserta TOT di SMKN 1 Huu, Senin (31/10/2022) mengungkapkan, TOT ini ditujukan agar dapat mempersiapkan petani yang sudah berpengalaman dalam melakukan pertanian berkelanjutan yang sehat dan ramah lingkungan menjadi petani yang paham akan teknis dan metodologi pertanian.

“Sehingga mereka ini memiliki kemampuan dalam memimpin, mengarahkan, dan memfasilitasi dirinya dan masyarakat disekitarnya untuk juga dapat turut serta mengimplementasikan teknik budidaya organik ini,” katanya.

Karenanya, para petani yang mengikuti pelatihan ini dapat menjadi agen perubahan di lingkungannya. Sehingga petani berdaya dan dapat saling menguatkan satu sama lain.

Abubakar, petani organik asal Huu memberikan pesan dan kesannya mengikuti TOT

Jaringan Insan Organik Sejahtera (JIOS), kumpulan petani binaan PT STM diharapkan dapat menjadi wadah berkomunikasi antar petani. Apalagi di dalamnya terdapat konsultan PT STM yang bisa memberikan solusi ketika ada persoalan. “Kita (PT STM) dukung penuh terkait wadah para petani organik ini,” ungkap Iswahdan.

Abubakar, petani organik asal Desa Huu mengungkapkan komitmennya untuk memproduksi pertanian organik. Selama ini, pihaknya sudah banyak memproduksi sayur – sayuran organik. Kedepan akan dikembangkan pada lahan – lahannya yang tersedia di Dusun Ncangga, Desa Huu. “Besok kita bertekad untuk memulai dengan (pupuk kompos),” katanya.

Lain halnYa dengan Lilis Asmawati, salah satu peserta TOT asal SMKN 1 Huu yang memberikan apresiasi atas kegiatan ini dan cerita sukses petani herbal di Huu. Karenanya ia meminta ijin kepada petani organik binaan PT STM agar bisa menjadi tempat siswanya belajar di lapangan. Karena SMKN 1 Huu ini masih terbatas lahan, sarana dan prasarana praktiknya.

Padi organik yang dikembangkan petani binaan PT STM ini menggunakan varietas padi ‘Mentik Susu’ dan dengan pola SRI atau tanaman padi yang intensif. Dengan pola dan teknik ini dapat mengatasi kendala petani konvensional. Seperti masalah produktifitas rendah, penggunaan pupuk semakin tinggi di tengah kelangkaan dan mahalnya pupuk kimia, hama penyakit yang semakin banyak, dan penggunaan pestisida yang semakin banyak.

Dengan pola SRI pada padi organik dapat membangun ekosistem yang ramah lingkungan, karena terjadi daur ulang energi sehingga tanaman padi tumbuh subur, tidak ada hama walaupun ada serangga karena alamnya sudah seimbang. “Dengan keseimbangan alam inilah, hasil tanaman padi saya yakin akan berproduksi lebih tinggi, rasa nasinya enak, alamnya lestari, kearifan lokal tumbuh, potensi domestik akan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Alik Sutaryat, Ketua Yayasan Aliksa Organik Sri Indonesia sebagai konsultan PT STM.

Padi organik ini mengandung karbohidrat yang sudah tereduksi sampai 82 persen dan proteinnya tinggi. Hasil uji coba selama ini, rata – rata produksi 8,7 ton per ha dan bahkan ada yang sampai 12 ton per ha. (vin)

Previous Post

Belanja Pemda Dompu Tahun 2023 Capai Rp.1,116 triliun

Next Post

Pelajar Dompu Berhasil Capai Kecepatan 32,16 Detik Gaya Bebas

admin@insanchannel.com

admin@insanchannel.com

Related Posts

MTsN 1 Dompu Tutup Upacara Bendera dengan Penyerahan Buku Karya Siswa, Kakan Kemenag Apresiasi Budaya Literasi
Pendidikan

MTsN 1 Dompu Tutup Upacara Bendera dengan Penyerahan Buku Karya Siswa, Kakan Kemenag Apresiasi Budaya Literasi

27 Juli 2026
Penyuluh Goes To School: Langkah Konkret Kemenag Dompu Ajak Para Siswa SMAN 2 Dompu Cegah Narkoba dan Kenakalan Remaja
Pendidikan

Penyuluh Goes To School: Langkah Konkret Kemenag Dompu Ajak Para Siswa SMAN 2 Dompu Cegah Narkoba dan Kenakalan Remaja

24 Juli 2026
Kakan Kemenag Dompu Lakukan Monev dan Pembinaan di MAN Dompu, Tekankan Pentingnya Manajerial dan Harmonisasi
Pendidikan

Kakan Kemenag Dompu Lakukan Monev dan Pembinaan di MAN Dompu, Tekankan Pentingnya Manajerial dan Harmonisasi

23 Juli 2026
Hari Anak Nasional Jadi Momentum ITDC Bangun Generasi Sehat di Desa Penyangga The Golo Mori
Pariwisata

Hari Anak Nasional Jadi Momentum ITDC Bangun Generasi Sehat di Desa Penyangga The Golo Mori

23 Juli 2026
MTs dan MA Darussalam Kadindi Ditunjuk Jadi Piloting Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di Kecamatan Pekat
Pendidikan

MTs dan MA Darussalam Kadindi Ditunjuk Jadi Piloting Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di Kecamatan Pekat

19 Juli 2026
Bentengi Generasi Muda, Kemenag Dompu Gelar ‘Penyuluh Goes To School’ di SMAN 1 Dompu
Pendidikan

Bentengi Generasi Muda, Kemenag Dompu Gelar ‘Penyuluh Goes To School’ di SMAN 1 Dompu

18 Juli 2026
Next Post
Pelajar Dompu Berhasil Capai Kecepatan 32,16 Detik Gaya Bebas

Pelajar Dompu Berhasil Capai Kecepatan 32,16 Detik Gaya Bebas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah Tanam Mangrove di Kawasan Ekowisata Paremas

Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah Tanam Mangrove di Kawasan Ekowisata Paremas

28 Juli 2026
Kemenhaj Gelar Silaturrahim Perdana Dengan 323 JCH  Dompu Tahun 2027

Kemenhaj Gelar Silaturrahim Perdana Dengan 323 JCH  Dompu Tahun 2027

28 Juli 2026
Dari Jalan Terjal hingga Liuk Ular: Perjuangan Warga Hu’u sebelum Program Jamban Keluarga

Program Jamban Keluarga STM Ubah Kehidupan Ratusan Warga Hu’u

27 Juli 2026
Wujud Sinergi dan Kepedulian Sosial, Bank Jatim Bersama Bank NTB Syariah & IZI Salurkan Bantuan Kacamata Gratis bagi Pelajar di Jawa Timur

Wujud Sinergi dan Kepedulian Sosial, Bank Jatim Bersama Bank NTB Syariah & IZI Salurkan Bantuan Kacamata Gratis bagi Pelajar di Jawa Timur

27 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Peraturan Perusahaan
  • Kontak Kami

© 2021 - insanchannel.com - Developed by Tokoweb.co

  • Home
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Pendidikan
  • Agama
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Sosial dan Budaya