ADVERTISEMENT
Rabu, 22 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Peraturan Perusahaan
  • Kontak Kami
Insan Channel
ADVERTISEMENT
  • Home
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Pendidikan
  • Agama
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Sosial dan Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Pendidikan
  • Agama
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Sosial dan Budaya
No Result
View All Result
Insan Channel
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Petani Diharapkan Jadi Agen Perubahan di Lingkungannya

Peserta TOT Dilepas,

admin@insanchannel.com by admin@insanchannel.com
31 Oktober 2022
in Pendidikan
0
Petani Diharapkan Jadi Agen Perubahan di Lingkungannya

Muhammad Iswahdan dari Comdev PT STM saat menyerahkan sertifikat kepada peserta TOT

Bagikan di WahtsAppBagikan di Facebook

DOMPU, INSANCHANNEL.COM – Petani organik binaan PT Sumbawa Timur Mining (STM) yang mengikuti Training of Trainer sejak 27 Oktober lalu akhirnya dilepas. Para petani ini diharapkan menjadi agen perubahan di lingkungannya dalam melakukan pertanian berkelanjutan yang sehat dan ramah lingkungan.

Lili Asmawati saat menunjukan contoh beras organik kemasan SMKN 1 Huu

Selama 5 hari kegiatan TOT, petani yang sudah berpengalaman dalam melakukan pertanian berkelanjutan ini diperdalam pemahamannya tentang pertanian organik. Mulai dari persiapan lahan, pengamatan hama, dan pemupukan dengan pupuk kompos atau pupuk organik lainnya.

RelatedPosts

MTs dan MA Darussalam Kadindi Ditunjuk Jadi Piloting Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di Kecamatan Pekat

Bentengi Generasi Muda, Kemenag Dompu Gelar ‘Penyuluh Goes To School’ di SMAN 1 Dompu

Yang Tercecer Dari Bedah Buku “Ithafu Ummati Al-Muqtafa” Karya KH Zulfa Mustafa

Muhammad Iswahdan, dari Comdev PT STM pada pelepasan peserta TOT di SMKN 1 Huu, Senin (31/10/2022) mengungkapkan, TOT ini ditujukan agar dapat mempersiapkan petani yang sudah berpengalaman dalam melakukan pertanian berkelanjutan yang sehat dan ramah lingkungan menjadi petani yang paham akan teknis dan metodologi pertanian.

“Sehingga mereka ini memiliki kemampuan dalam memimpin, mengarahkan, dan memfasilitasi dirinya dan masyarakat disekitarnya untuk juga dapat turut serta mengimplementasikan teknik budidaya organik ini,” katanya.

Karenanya, para petani yang mengikuti pelatihan ini dapat menjadi agen perubahan di lingkungannya. Sehingga petani berdaya dan dapat saling menguatkan satu sama lain.

Abubakar, petani organik asal Huu memberikan pesan dan kesannya mengikuti TOT

Jaringan Insan Organik Sejahtera (JIOS), kumpulan petani binaan PT STM diharapkan dapat menjadi wadah berkomunikasi antar petani. Apalagi di dalamnya terdapat konsultan PT STM yang bisa memberikan solusi ketika ada persoalan. “Kita (PT STM) dukung penuh terkait wadah para petani organik ini,” ungkap Iswahdan.

Abubakar, petani organik asal Desa Huu mengungkapkan komitmennya untuk memproduksi pertanian organik. Selama ini, pihaknya sudah banyak memproduksi sayur – sayuran organik. Kedepan akan dikembangkan pada lahan – lahannya yang tersedia di Dusun Ncangga, Desa Huu. “Besok kita bertekad untuk memulai dengan (pupuk kompos),” katanya.

Lain halnYa dengan Lilis Asmawati, salah satu peserta TOT asal SMKN 1 Huu yang memberikan apresiasi atas kegiatan ini dan cerita sukses petani herbal di Huu. Karenanya ia meminta ijin kepada petani organik binaan PT STM agar bisa menjadi tempat siswanya belajar di lapangan. Karena SMKN 1 Huu ini masih terbatas lahan, sarana dan prasarana praktiknya.

Padi organik yang dikembangkan petani binaan PT STM ini menggunakan varietas padi ‘Mentik Susu’ dan dengan pola SRI atau tanaman padi yang intensif. Dengan pola dan teknik ini dapat mengatasi kendala petani konvensional. Seperti masalah produktifitas rendah, penggunaan pupuk semakin tinggi di tengah kelangkaan dan mahalnya pupuk kimia, hama penyakit yang semakin banyak, dan penggunaan pestisida yang semakin banyak.

Dengan pola SRI pada padi organik dapat membangun ekosistem yang ramah lingkungan, karena terjadi daur ulang energi sehingga tanaman padi tumbuh subur, tidak ada hama walaupun ada serangga karena alamnya sudah seimbang. “Dengan keseimbangan alam inilah, hasil tanaman padi saya yakin akan berproduksi lebih tinggi, rasa nasinya enak, alamnya lestari, kearifan lokal tumbuh, potensi domestik akan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Alik Sutaryat, Ketua Yayasan Aliksa Organik Sri Indonesia sebagai konsultan PT STM.

Padi organik ini mengandung karbohidrat yang sudah tereduksi sampai 82 persen dan proteinnya tinggi. Hasil uji coba selama ini, rata – rata produksi 8,7 ton per ha dan bahkan ada yang sampai 12 ton per ha. (vin)

Previous Post

Belanja Pemda Dompu Tahun 2023 Capai Rp.1,116 triliun

Next Post

Pelajar Dompu Berhasil Capai Kecepatan 32,16 Detik Gaya Bebas

admin@insanchannel.com

admin@insanchannel.com

Related Posts

MTs dan MA Darussalam Kadindi Ditunjuk Jadi Piloting Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di Kecamatan Pekat
Pendidikan

MTs dan MA Darussalam Kadindi Ditunjuk Jadi Piloting Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di Kecamatan Pekat

19 Juli 2026
Bentengi Generasi Muda, Kemenag Dompu Gelar ‘Penyuluh Goes To School’ di SMAN 1 Dompu
Pendidikan

Bentengi Generasi Muda, Kemenag Dompu Gelar ‘Penyuluh Goes To School’ di SMAN 1 Dompu

18 Juli 2026
Yang Tercecer Dari Bedah Buku “Ithafu Ummati Al-Muqtafa” Karya KH Zulfa Mustafa
Agama

Yang Tercecer Dari Bedah Buku “Ithafu Ummati Al-Muqtafa” Karya KH Zulfa Mustafa

11 Juli 2026
Dari Kampus Hijau ke Gerakan Ekoteologi, INTI Beri Penghargaan kepada Rektor UIN Mataram
Pendidikan

Dari Kampus Hijau ke Gerakan Ekoteologi, INTI Beri Penghargaan kepada Rektor UIN Mataram

25 Juni 2026
Kakan Kemenag Dompu Hadiri Lepas Pisah RA Perwanida, Apresiasi Pendidikan Karakter Anak Usia Dini
Pendidikan

Kakan Kemenag Dompu Hadiri Lepas Pisah RA Perwanida, Apresiasi Pendidikan Karakter Anak Usia Dini

23 Juni 2026
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, STM Ajak Pelajar Dompu Daur Ulang Limbah Domestik
Pendidikan

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, STM Ajak Pelajar Dompu Daur Ulang Limbah Domestik

5 Juni 2026
Next Post
Pelajar Dompu Berhasil Capai Kecepatan 32,16 Detik Gaya Bebas

Pelajar Dompu Berhasil Capai Kecepatan 32,16 Detik Gaya Bebas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA TERBARU

Dompu Juara Umum III Cabang Olahraga Shorinji Kempo Porprov NTB XII 2026

Dompu Juara Umum III Cabang Olahraga Shorinji Kempo Porprov NTB XII 2026

22 Juli 2026
Kemenag Dompu Gelar Apel Kerja Pagi, WFH Dihentikan dan Mulai Kerja 5 Hari Penuh

Kemenag Dompu Gelar Apel Kerja Pagi, WFH Dihentikan dan Mulai Kerja 5 Hari Penuh

22 Juli 2026
Menyongsong Masa Pensiun Dengan Syukur dan Optimisme

Menyongsong Masa Pensiun Dengan Syukur dan Optimisme

21 Juli 2026
Rohani dan Rini Kurniati Tambah Dua Emas, Perolehan Medali Dompu di Porprov XII NTB Terus Bertambah

Rohani dan Rini Kurniati Tambah Dua Emas, Perolehan Medali Dompu di Porprov XII NTB Terus Bertambah

21 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Peraturan Perusahaan
  • Kontak Kami

© 2021 - insanchannel.com - Developed by Tokoweb.co

  • Home
  • Pemerintahan
  • Pembangunan
  • Ekonomi
  • Hukum dan Kriminal
  • Pendidikan
  • Agama
  • Pariwisata
  • Lainnya
    • Peristiwa
    • Sosial dan Budaya